Antara Smart City dan Sate Haji Mamat Sukabumi

Ditulis 30 Mar 2019 | 09:21:22
Antara Smart City dan Sate Haji Mamat Sukabumi
Sate Haji Mamat

SUKABUMI (IndiTOURIST) – Tak jauh dari ibukota DKI Jakarta, boleh jadi ini yang membuat Sukabumi berkembang pesat.  Apalagi jalur tol tak lama lagi akan menghubungkan Jakarta dan Sukabumi tanpa terputus.  

Dan pihak pemerintahan Sukabumi pun terus berbenah dan tentunya bersolek.  Penampilan wajah kota ini makin ciamik dan tentunya cantik.  

Kota yang terdiri dari 7 kecamatan dan meliputi 33 kelurahan yang didalamnya terdapat  350 RW dan 1.521 RT ini pada 2017 lalu masuk sebagai proyek percontohan smartcity.  

Wisata menjadi salah satu andalan Sukabumi dalam meningkatkan perekonomian masyarakatnya.  Berbagai destinasi wisata disuguhkan oleh Sukabumi.  Tak hanya sebatas keindahan alam yang ditawarkan, namun juga kuliner.

Sate Haji Mamat misalnya.  Warung sate spesial kambing ini sangat ramai dikunjungi masyarakat Sukabumi dan juga wisatawan yang datang ke kota ini.  Berdiri sejak tahun 1976,  dalam sehari kira-kira warung di sini menghabiskan sebanyak 2-3 ekor kambing.  Menu andalan yang ditawarkan ada dua yakni sate kambing bumbu sambal dan bumbu kecap.

Satu porsinya berisi 5 tusuk daging sate yang lengkap dihidangkan dengan nasi putih. Bagi Anda yang suka sop kambing, menu ini juga tersedia dan bisa di pesan dalam kondisi hangat.  

Daging sate Haji Mamat ini bertekstur lembut. Daging yang digunakan di sini adalah kambing muda dan diolah dalam kondisi yang sangat segar.  Karena dagingnya masih sangat segar, membuat kita yang menyantapnya memiliki rasa tersendiri.  

Bagi Anda yang berkunjung ke Sukabumi, sayang bila tidak mampir ke Sate Haji Mamat ini.  Posisinya berada di jalan Ahmad Yani No. 1.  Persisi di di jantung Kota Sukabumi, sebelah Masjid Agung Sukabumi.   Warung ini beroperasi mulai jam 10 pagi hingga 10 malam. 

Sebagai kawasan destinasi wisata dan yang sudah bersiap menuju kota cerdas alias smart city, dukungan operator telekomunikasi pun tak tanggung-tanggung. Akses internet bisa terkoneksi kapan saja di mana saja, khususnya di titik-titik strategis dan keramaian.

Sambil menikmati keindahan kota Sukabumi dan juga jajanan kulinernya, tim uji jaringan IndoTelko dan IndiTOURIST group berkesempatan melakukan pengecekan dan pengujia jaringan. Ada dua titik yang menjadi destinasi uji yakni kawasan alun-alun dan Gedung Juang.

Di kawasan alun-alun, akses semua operator menunjukkan jaringan 4G tertangkap dengan sempurna.  Pun kekuatan serta kecepatan akses data kelimanya di atas rata-rata. Semua berada di atas angka 5 Mbps. 

Saat kami menyantap sate di warung Haji Mamat, kami pun berkesempatan mengukur kekuatan akses data 5 operator.  Di titik ini, akses sedot operator menunjukkan angka sebagai berikut :

Smartfren 6,66 Mbps, Telkomsel 32,5 Mbps, Tri 6,38 Mbps, XL 20,3 Mbps, dan Indosat 5,56 Mbps.  Sementara kecepatan uploadnya antara lain : Smartfren 9,76 Mbps, Telkomsel 22,3 Mbps, Tri 8,47 Mbps, XL 19,2 Mbps, dan Indosat 14,8 Mbps.

Titik kedua yang kami monitor dan pantau untuk pengujian akses unduh dan upload adalah Gedung juang.  Posisinya berada  sedikit lebih tinggi akses koneksi data 5 operator muncul beragam.  Namun di titik ini satu operator yakni Indosat mengalami penurunan dan hambatan koneksi.  

Kekuatan download kelimanya menghasilkan angka : Indosat 0,49 Mbps, Smartfren 11,6 Mbps, telkomsel 46,2 Mbps, Tri 29,1 Mbps, dan XL 42,1 Mbps.  Selengkapnya kunjungan kami di Sukabumi termasuk menikmati kuliner Sate Haji Mamat dan proses pengujian jaringan, bisa di simak di video di bawah ini.   (sg)  

 

Komentar
Photo
Wisata Ancol
25 Jan 2015 | ::
Saat ini, area rekreasi 552 hektar dikenal sebagai Ancol Jakarta Bay City, berisi hotel, cottage, pantai, taman, tempat pasar tradisional, sebuah ...
Back to top
Must Read
Wisata Cirebon, Upacara Panjang Jimat, Kuliner Cirebon
©2014 IndiTOURIST.com All Right Reserved