Liputan Khusus Pesona Indonesia 4

Batik Kayu Krebet Makin Mendunia

Ditulis 08 Jan 2017 | 07:46:21
Batik Kayu Krebet Makin Mendunia
Kerajinan batik kayu Krebet (dok)

BANTUL (IndiTOURIST) – Dusun Krebet yang terletak di perbukitan barat daya Kabupaten Bantul sejak tahun 70 an sudah dikenal sebagai sentra industri kerajinan batik kayu.  Adalah Gunjiar yang memulai batik kayu khususnya topeng yang digunakan sebagai hiasan di rumah-rumah.

Dulunya dusun ini merupakan hutan belantara yang berada di atas bukit Slarong.  Kata Krebet berasal dari sebuah tumbuhan besar bernama Krebet, yang saat ini masih ada dan terletak di perempatan dekat dengan sanggar Punowakan dan di Sendang Tirto Waluyo.

Pada tahun 80 an, pengrajin di Krebet ini mulai mempromosikan hasil karyanya hingga ke pusat kota Yogyakarta dan sekitarnya.  Menurut Yulianto, Ketua Koperasi Sido Katon, jumlah pengrajin di daerahnya pada tahun 2004 berjumlah 24 pengrajin.  “Hingga saat ini jumlah pengrajin di sini sudah mencapai 57 UKM,” katanya.

Model penjualan

Dikatakan Yulianto, kerajinan batik kayu ini tak hanya dipasarkan untuk pasar lokal alias Indonesia.  Namun permintaan negara tetangga pun sudah mulai dipenuhi.  “Hasil kerajinan terutama topeng batik lebih banyak diminati para turis dari mancanegara,’ katanya.

Model pemasarannya pun sudah tidak lagi menggunakan penjualan manual lewat gallery-gallery yang ada di kampung-kampung Krebet, namun sudah mulai dijual dan ditawarkan lewat dunia maya alias internet.  Adalah toko online Blanja.com yang menjadi salah satu media penjualannya.

Koneksi internet yang digelontorkan Telkom merupakan satu-satunya akses internet yang bisa diandalkan pada tahun 2000 an.  Sebelum jaringan seluler mulai merambah kawasan tersebut.

Dukungan Telkom yang menebar hotspot nya di sekitar Krebet terutama di Koperasi Sido Katon menjadi media dan jalur yang efektif untuk menghilangkan batas antara Krebet dengan dunia luar. 

Adanya hotspot dan jaringan internet di Krebet, membuat industri batik kayu asal desa ini lebih dikenal hingga mancanegara.  “Dukungan Telkom sudah berjalan sekitar 6 tahun.  Edukasi dan training dari Telkom membuat kami melek teknologi dan dunia internet,” papar Yulianto yang juga sebagai juru bicara para pengrajin kerajinan kayu Krebet.

Sumber penghidupan

Ada yang unik dari industri kerajinan batik kayu di kawasan ini.  Tidak banyak pengrajin yang mengerjakan kerajinan kayu ini dari awal hingga akhir alias finish.  Penduduk di sini memecah pengerjaan batik kayu lewat beberapa tahap.

Dikatakan Yulianto, masyarakat di sini terpecah menjadi beberapa pengrajin dan spesialisasi pengerjaan.   Dikatakannya, hanya sekitar 10 pengrajin saja yang mengerjakan pekerjaan ini dari awal hingga selesai. 

“Banyak masyarakat yang mengerjakan bagian-bagian tertentu saja dari industri ini,” paparnya.  Dijelaskannya, bagian-bagian yang dikerjakan terdiri dari ; pengukiran kayu, melukis/membatik saja, pewarnaan, pengeringan dan menyelesaikan hingga akhir.

Wisata edukasi

Selain menawarkan kerajinan batik kayu, sejak tahun 2000 Krebet telah menjadi desa wisata andalan.  Wisatawan banyak yang datang ke sini untuk belajar membatik di atas media kayu.

“Kebanyakan tamu yang datang adalah dari wisatawan lokal dan sekolah-sekolah,” cerita Yulianto.  Namun Yulianto juga mengatakan turis mancanegara pun tidak sedikit yang berkunjung bahkan bermalam di kampungnya.

“Kami sudah menyediakan home stay bagi wisatawan yang ingin menginap dan belajar membatik di kayu dari awal hingga selesai.  Nantinya hasil kerajinan buatan mereka sendiri itu bisa dibawa pulang sebagai kenang-kenangan,’ katanya.

Kehadiran Telkom sebagai penyedia jalur internet, membuat sempurna desa wisata Krebet.  Para wisatawan bisa terkoneksi internet dan mengupload kegiatannya ke sosial media dan menginformasikan ke keluarga dan kawan-kawan lainnya.  “Ini media promosi yang sangat efektif,” tegas Yulianto.

Ia pun mengatakan program edukasi dan update teknologi yang diberikan Telkom sangat membantu masyarakat sekitar khususnya pengelola Koperasi Sido Katon untuk lebih berinovasi di dunia digital.  Digitalisasi ala Telkom mampu menggiring masyarakat Krebet untuk makin melebarkan pasarnya hingga mancanegara.  (sg) 

Liputan Khusus Pesona Indonesia 4
Komentar
Liputan Khusus Pesona Indonesia 4
Photo
Wisata Ancol
25 Jan 2015 | ::
Saat ini, area rekreasi 552 hektar dikenal sebagai Ancol Jakarta Bay City, berisi hotel, cottage, pantai, taman, tempat pasar tradisional, sebuah ...
Back to top
©2014 IndiTOURIST.com All Right Reserved