Garuda dukung program ViWI Kemenpar

Ditulis 08 Feb 2018 | 10:21:33
Garuda dukung program ViWI Kemenpar
Kunjungan Menpar ke Garuda Indonsia (dok)

Jakarta (IndiTOURIST) – Dalam kunjungannya ke berbagai maskapai penerbangan Tanah Air dan juga Angkasa Pura II, Menteri Pariwisata Arief Yahya menyampaikan perlunya konektivitas dan menggabungkan 3A (Atraksi Akses Amenitas) menuju program Hot Deals Visit Wonderful Indonesia (ViWI).

Program ini menurut Arief adalah menggabungkan 3A itu, dan membuat paket di saat low seasons.  Tiga produk yang dipaketkan tersebut jika dihitung akan jauh lebih murah dan lebih menarik untuk mengisi kapasitas kosong yang pasti ada di saat low seasons.

“Program ViWI ada tiga, Hot Deals, Calendar of Events dan Destinasi Digital. Nah, hot deals itu adalah membuat package bersama, sehingga mendapatkan harga yang tidak bisa ditolak oleh customers. Itu yang akan kita promosikan sesuai DOT, destinasi originasi timeline,” ujar Arief.

Menurut Arief yang juga mantan Dirut Telkom ini, harga masing-masing industri (3A) itu tidak akan diketahui, karena dijual dalam satu paket. Ia pun mengingatkan agar tidak perlu khawatir akan merusak harga pasaran.  Mengingat paket ini hanya dijual pada saat low seasons.

Garuda Indonesia menyambut baik tawaran kemenpar.  Garuda bahkan menjanjikan kenaikan international flight seats di tahun 2018 ini. Besarannya pun maksimal, sampai 20%.

Sebagaimana kita ketahui, Garuda sejak kurun waktu 3 tahun terakhir membukukan quattrick penghargaan The World’s Best Cabin Crew dari SKYTRAX. Pujian itu diterima mereka beruntun sejak 2014 lalu. Garuda juga meraih ASEANTA Awards: Best ASEAN Airlines Program, “Ayo Liburan”.

“Garuda memang luar biasa. Banyak prestasi yang diraih. Garuda memang sistem yang besar. Inilah alasan mengapa kami beraudiensi dengan mereka. Sebab, pariwisata Indonesia butuh dukungan penuh untuk konektivitas udaranya,” puji Arief Yahya

Dengan seabrek prestasi tersebut, Garuda siap sebagai pilar konektivitas udara. Garuda Indonesia akan meningkatkan available seat kilometer hingga 20%. Frekuensi flight jadi 5.559 kali, lalu seat-nya 1,2 juta. Peningkatan produksi tersebut di luar penerbangan middle east.

Arief Yahya menambahkan, penambahan rute baru dan frekuensi flight berpeluang mengatrol jumlah kedatangan wisman.

“Kami butuh tambahan seats internasional untuk pemenuhan target 25 juta. Saat ini masih kurang 1,1 juta. Dengan rute baru dan penambahan frekuensi, beban itu akan berkurang. Kami optimistis jumlah wisatawan akan tumbuh sesuai harapan,” lanjutnya.

Pertumbuhan Garuda cukup signifikan pada 2017. Prosentase wisman yang terbang dengan Garuda naik 20,8%. Angka riilnya sekitar 4,8 juta wisman. “Apa yang Garuda lakukan tahun lalu sangat bagus. Kenaikan

20,8% tinggi. Hal ini sebanding dengan pelayanan yang mereka berikan. Dengan komitmen kuat, Garuda akan terus tumbuh ditahun ini,” tutur Arief.

Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala N. Mansury menegaskan komitmennya mendukung program yang dicanangkan kemenpar.  “Garuda tetap mendukung upaya Kemenpar. Kami juga sudah memiliki kalkulasi terkait potensi untuk pengembangan pasar. Penambahan available seat 20% untuk rute internasional realistis. Dengan sinergi bersama Kemenpar ini, kami optimistis bisa mencapai target,” kata Pahala. (sg)

Komentar
Photo
Wisata Ancol
25 Jan 2015 | ::
Saat ini, area rekreasi 552 hektar dikenal sebagai Ancol Jakarta Bay City, berisi hotel, cottage, pantai, taman, tempat pasar tradisional, sebuah ...
Back to top
©2014 IndiTOURIST.com All Right Reserved