Ada aturan baru bawa sepeda dalam kereta Api

Ditulis 15 Aug 2019 | 08:26:28
Ada aturan baru bawa sepeda dalam kereta Api
Kereta Api

Jakarta (IndiTOURIST) - PT Kereta Api Indonesia mengeluarkan aturan baru terkait sepeda yang boleh dibawa naik ke dalam kereta api per 30 Juli 2019, yakni hanya sepeda lipat dengan ketentuan berat maksimal 20 kilogram dan ukuran roda maksimal 22 inci.

Vice President Public Relations KAI Edy Kuswoyo dalam keterangan tertulisnya menjelaskan sepeda lipat yang dibawa harus disimpan di dalam kereta penumpang.

“Penumpang tidak diperkenankan menyimpannya di dalam kereta makan atau di sambungan antarkereta,” katanya.

Adapun terkait teknis penyimpanannya, sepeda lipat harus dalam keadaan terlipat dan dimasukkan ke dalam bagasi atau ruang kosong sekitar kursi masing-masing penumpang.

“Namun yang perlu diperhatikan, penyimpanan tersebut agar diatur sedemikian rupa sehingga tidak berpotensi menimbulkan kerusakan pada kereta dan tidak mengganggu kenyamanan penumpang lainnya,” katanya.

Edy menambahkan aturan yang sama juga berlaku untuk kereta rel listrik (KRL) Commuterline, KA Bandara, dan LRT Sumatera Selatan.

Khusus moda commuterline, sepeda yang dilipat harus masuk dalam dimensi maksimal 100 x 40 x 30 centimeter.

Edy mengatakan apabila ingin membawa sepeda jenis lainnya menggunakan kereta api, penumpang dapat menggunakan layanan angkutan barang menggunakan kereta api, salah satunya anak usaha KAI yaitu PT KA Logistik atau Kalog.

Kalog menyediakan layanan pengiriman sepeda dengan berbagai tujuan di sepanjang Pulau Jawa dan Bali.

Selain melayani pengiriman dari stasiun ke stasiun (station-to-station), Kalog juga menawarkan kemudahan dengan layanan dari pintu ke pintu (door-to-door), sehingga memberikan kemudahan dan kenyamanan lebih bagi pelanggan.

Tarif pengiriman sepeda bervariasi tergantung dari jarak pengiriman yang ditentukan berdasarkan kota asal dan kota tujuan. Untuk informasi lebih lanjut terkait pengiriman sepeda dapat menghubungi Kalog Express di hotline 021 – 31922299.

“Aturan ini KAI terapkan agar keamanan perjalanan dan keamanan sepeda milik penumpang dapat terjaga. Jika disimpan di tempat yang tidak semestinya dikhawatirkan dapat terjadi kehilangan barang penumpang atau kerusakan terhadap kereta api,” katanya.

Selain itu, menurut Edy, dengan penyimpanan yang lebih baik, penumpang yang hendak berjalan atau keluar masuk kereta dapat menjadi lebih nyaman. (ak/Ant)

Komentar
Photo
Lebih Dekat Dengan Labuan Bajo
01 Okt 2017 | ::
Labuan bajo merupakan salah satu destinasi andalan wisata Indonesia khususnya Nusa Tenggara Timur.  Selain Pulau Komodo, berbagai pulau di Bajo ...
Tips
Pusat informasi turis di Kualanamu resmi dibuka
09 Sep 2018 | 09:01:36
Kementerian Pariwisata meresmikan Pusat Informasi Turis di Bandar Udara Kualanamu untuk memenuhi kebutuhan informasi para wisatawan.
Back to top
©2014 IndiTOURIST.com All Right Reserved