Ada lebih dari 10 juta wisatawan ke Sleman tahun lalu

Ditulis 17 Jan 2020 | 08:09:03
Ada lebih dari 10 juta wisatawan ke Sleman tahun lalu
Wisata Sleman

Sleman (IndiTOURIST) - Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, selama 2019 dikunjungi sebanyak 10,357 juta wisatawan atau melebihi target 10 juta wisatawan.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sleman Sudarningsih mengatakan, bahwa selain angka kunjungan, pendapatan retribusi daerah di sektor pariwisata sepanjang 2019 juga melebihi dari target.

"Target PAD dari retribusi pariwisata Sleman pada 2019 sebesar Rp5,82 miliar, dan terealisasi sebesar Rp6,11 miliar atau sekitar 104 persen," katanya.

Ia mengatakan, target PAD dari objek wisata andalan Kaliurang pada 2019 sebesar Rp2,5 miliar, dan terealisasi sebesar Rp2,84 miliar atau 112 persen.

"Dari jumlah kunjungan wisatawan je Kaliurang memang ada penurunan, tetapi secara target pendapatan retribusi selama 2019 melebihi target," katanya.

Sudarningsih mengatakan, Dispar Kabupaten Sleman akan terus berupaya untuk menaikkan jumlah kunjungan wisatawan dengan melakukan pembenahan sarana dan prasarana pariwisata melalui anggaran APBD dan DAK. Selain itu juga akan meningkatkan dan menyediakan fasilitas sebagai atraksi wisata dan penunjang pariwisata.

"Kami akan memperbaiki fasilitas di Kaliurang, membangun menara pandang, pembuatan fasilitas toilet dan parkir, penataan landscape, dan juga menambah atraksi wisata berupa pentas seni dan event di destinasi wisata," katanya.

Ia mengatakan, pihaknya juga akan melakukan penguatan event dengan mendatangkan artis nasional. Penyelenggaraan sport tourism seperti Sleman Temple Run, Tour de Prambanan, dan Tour de Merapi.

"Kami juga mendorong penyelenggaraan event sekala nasional dan internasional yang diselenggarakan oleh pelaku industri pariwisata maupun komunitas," katanya.

Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan destinasi wisata di Sleman pada 2019 pengunjungnya melebihi target.

"Kami awalnya mematok target 10 juta pengunjung dan ternyata di akhir tahun mencapai angka 10.357.000 pengunjung, beberapa desa wisata bahkan belum memberikan laporan pengunjung," katanya.

Sri Purnomo mengatakan, prestasi salah satunya karena Sleman membuat kalender event yang dipublikasikan melalui surat kabar lokal dan media sosial.

"Selain itu, banyaknya pihak yang terlibat juga menjadi dukungan terhadap perkembangan pariwisata di Sleman. Banyak yang terlibat dalam pengembangan ini menjadikan ekonomi kreatif bisa tumbuh bagus sehingga bisa membantu mengurangi jurang ekonomi masyarakat Sleman dan masyarakat pun lebih makmur sejahtera," katanya.  (ak/Ant)

Komentar
Photo
Lebih Dekat Dengan Labuan Bajo
01 Okt 2017 | ::
Labuan bajo merupakan salah satu destinasi andalan wisata Indonesia khususnya Nusa Tenggara Timur.  Selain Pulau Komodo, berbagai pulau di Bajo ...
Tips
Awal Juni, Borobudur dan Prambanan kembali dibuka
23 May 2020 | 07:47:11
PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan & Ratu Boko (Persero) akan membuka kembali operasional taman wisata candi beserta fasilitasnya pada awal ...
Back to top
Must Read
Kapal Yacht, Wisatawan Mancanegara
©2014 IndiTOURIST.com All Right Reserved