Telkomsel

Ada paket wisata persyaratan khusus di Yogya

Ditulis 27 May 2021 | 08:12:31
Ada paket wisata persyaratan khusus di Yogya

Yogyakarta (IndiTOURIST) - Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta tengah menyiapkan paket wisata dengan persyaratan khusus untuk menggairahkan kembali ekosistem wisata di tengah pandemi.

"Sekarang ini, kita sedang membahas terus dengan industri pariwisata tentang paket sehat corridor, jadi paket wisata dengan persyaratan khusus," kata Kepala Dispar DIY Singgih Raharjo saat dihubungi.

Ia menjelaskan paket itu digagas karena selama pandemi tidak semua sektor pariwisata bergerak bersamaan. Meski hotel masih menerima pengunjung, di sisi lain bisnis travel wisata hampir sama sekali tidak berjalan.

"Nah, ini kami mencoba untuk menggerakkan itu semua, tapi dengan syarat-syarat tertentu," ujar dia.

Syarat tertentu yang dimaksud, jelas Singgih, salah satunya calon wisatawan dipastikan negatif COVID-19. Untuk memastikannya, pemerintah akan memberikan insentif layanan penapisan (screening) secara gratis menggunakan GeNose bagi wisatawan.

"Pemerintah akan memberikan insentif untuk free service screening COVID-19 pakai GeNose, misalnya sebelum mereka ikut paket wisata itu," kata dia.

Selanjutnya, destinasi wisata yang hendak dikunjungi harus berada di zona hijau dan hotel yang dipilih untuk menginap telah tersertifikasi CHSE (clean, health, safety, dan environment) atau telah tervalidasi.

Singgih berharap paket wisata tersebut juga mampu mendongkrak okupansi atau tingkat hunian hotel di DIY yang masih lesu.

"Sekarang ini sudah ada beberapa meeting, MICE di Yogyakarta dalam rangka menggerakkan ekonomi melalui pariwisata, okupansi hotel biar tambah. Nanti, kami gerakkan juga dari Pemda DIY dan pemerintah kabupaten/kota," kata dia.

Ia mencatat jumlah kunjungan wisata di DIY selama libur Lebaran 2021 atau mulai 12 hingga 16 Mei 2021 mencapai 93.364 orang berdasarkan data aplikasi Visiting Jogja.

Menurut dia, dari jumlah wisatawan tersebut, tujuh persen di antaranya merupakan wisatawan luar daerah, khususnya yang berasal dari kabupaten tetangga yang lolos dari penyekatan.

"Sebenarnya (kunjungan wisata) ramai Lebaran tahun lalu karena Lebaran tahun lalu kan tidak seketat ini ya, ada larangan mudik dan sebagainya," ujar Singgih. (ak/Ant)

Komentar
Photo
Mangrove Sungai Bersejarah Siak
21 Aug 2021 | ::
SIAK (IndiTOURIST) - Siak kini bersolek.  Sebuah kabupaten di Provinsi Riau, dengan pusat pemerintahan berada di Siak Sri Inderapura. Kabupaten ...
Tips
Awal Juni, Borobudur dan Prambanan kembali dibuka
23 May 2020 | 07:47:11
PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan & Ratu Boko (Persero) akan membuka kembali operasional taman wisata candi beserta fasilitasnya pada awal ...
Back to top
Must Read
©2014 IndiTOURIST.com All Right Reserved