Ada sinergi pengamanan di Bandara Juanda

Ditulis 21 Aug 2020 | 07:58:14
Ada sinergi pengamanan di Bandara Juanda
Surabaya (Ilustrasi)

Sidoarjo (IndiTOURIST) - Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur memperkuat sinergi pengamanan di lingkungan bandara sebagai upaya keamanan dan keselamatan pengguna jasa kebandarudaraan.

Didik Suryanto, Co. General Manager Bandar Udara Internasional Juanda, dalam keterangan tertulisnya mengatakan, pada masa tatanan normal baru, Bandar Udara Internasional Juanda tidak hanya fokus terhadap penerapan protokol kesehatan tetapi juga aspek pengamanan, baik sisi udara maupun sisi darat.

"Hal itu untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan pengguna jasa kebandarudaraan. Sehingga, guna memantapkan dan memastikan pengamanan di lingkungan bandara berjalan sesuai prosedur, Bandara Juanda menggelar Airport Security Committe (ASC) Meeting," katanya.

Ia mengatakan, kegiatan bersama pemangku kepentingan itu untuk membahas dan mengevaluasi program-program pengamanan penerbangan yang telah berjalan selama ini.

"Terutama pada kondisi new normal saat ini perlu pembahasan lebih mendalam dalam pelaksanaan pengamanan penerbangan,” uja

Didik berpesan, di situasi seperti saat ini semua pihak tidak boleh lengah, karena komunikasi dan koordinasi harus tetap dijalankan dengan baik.

"Kami mengapresiasi karena dengan kerja sama yang baik, Senin kemarin tim pengamanan bandara mampu menggagalkan upaya penyelundupan ribuan baby lobster. Ini adalah bukti bahwa meskipun di suasana hari libur, tim di lapangan tetap awas dan waspada," ucapnya.

Didik menjelaskan, tujuan dari program keamanan penerbangan nasional adalah untuk melindungi keselamatan, keteraturan dan efisiensi penerbangan di Indonesia melalui pemberian regulasi, standar dan prosedur serta perlindungan yang diperlukan bagi penumpang, awak pesawat udara, personel di darat dan masyarakat dari tindakan melawan hukum.

Didik berharap melalui ASC Meeting ini semua instansi di bandara dapat bersama-sama mewujudkan layanan berskala global dalam standar keselamatan, keamanan dan kenyamanan yang memenuhi aspek 3S+1C, yaitu safety, security, service dan compliance.

Ia menambahkan bahwa setelah pelaksanaan kegiatan ini , akan dilanjutkan dengan kegiatan Table Top penanggulangan keadaan darurat pada tanggal 27 Agustus mendatang.

"Table top berskala kecil ini dilakukan untuk menguji prosedur dari masing-masing instansi dan dokumen Airport Emergency Plan (AEP) di mana di dalamnya memuat fungsi sistem komando, kendali, koordinasi, dan komunikasi mulai awal kejadian sampai dengan pergerakan personil dan fasilitas. Karena situasi saat ini, untuk pertama kalinya table top exercise akan dilakukan secara virtual bersama pemangku kepentingan bandara” jelasnya.  (ak/Ant)

Komentar
Photo
Lebih Dekat Dengan Labuan Bajo
01 Okt 2017 | ::
Labuan bajo merupakan salah satu destinasi andalan wisata Indonesia khususnya Nusa Tenggara Timur.  Selain Pulau Komodo, berbagai pulau di Bajo ...
Tips
Awal Juni, Borobudur dan Prambanan kembali dibuka
23 May 2020 | 07:47:11
PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan & Ratu Boko (Persero) akan membuka kembali operasional taman wisata candi beserta fasilitasnya pada awal ...
Back to top
Must Read
menpar arief yahya, menteri pariwisata, arief yahya, kunjungan wisman, target wisman, TIK dan pariwisata
©2014 IndiTOURIST.com All Right Reserved