Daya tahan jembatan Musi VI diprediksi 50 tahunan

Ditulis 01 Jan 2021 | 08:08:32
Daya tahan jembatan Musi VI diprediksi 50 tahunan
Sungai Musi (dok)

Palembang (IndiTOURIST) - Jembatan Musi VI Palembang sepanjang 925 meter diestimasikan mampu bertahan hingga 50 tahun dan diharapkan mengurangi beban kendaraan serta kemacetan di Jembatan Ampera.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengatakan Jembatan Musi VI menjadi alternatif penyeberangan dari Seberang Ilir wilayah Tangga Buntung menuju Seberang Ulu wilayah 5 Ulu.

"Jembatan ini dibangun dengan uang rakyat dan yang bertanggung jawab harus kita semua, satu baut pun harus dipertanggungjawabkan, kalau tidak begitu umur jembatan ini tidak akan sampai 50 tahun," ujarnya saat peresmian jembatan.

Jembatan Musi VI dibangun sejak 2015 dan menelan biaya Rp548 miliar yang bersumber dari APBD Sumatera Selatan. Jembatan tersebut memiliki dua ruas jalan dengan lebar  jembatan 11,5 meter serta diterangi dengan 1.527 lampu.

Pada rangka jembatan yang menyerupai busur ke atas itu juga diperindah dengan permainan lampu warna-warni (art light) sehingga menjadi pemandangan menarik saat malam hari.

Gubernur Herman Deru menjelaskan penambahan jembatan di Kota Palembang sangat penting karena lalu lintas di wilayah tersebut sudah terlalu padat sementara jalan-jalan yang ada terbelah oleh Sungai Musi.

Jembatan Musi VI menjadi jembatan kelima yang membelah Sungai Musi di Kota Palembang. Sebelumnya telah ada Jembatan Ampera, Jembatan Ogan Kertapati, Jembatan Musi II, dan Jembatan Musi IV.

"Jembatan Musi VI juga dapat mendorong pemerataan pembangunan baik di kawasan Seberang Ulu maupun Seberang Ilir agar menjadi lebih cepat," kata dia.

Semula Jembatan Musi VI dibangun untuk persiapan Asian Games 2018 tetapi tertunda akibat hambatan pembebasan lahan, sehingga ia mengapresiasi Pemkot Palembang dan warga yang telah membantu selesaikannya persoalan tersebut.

Sementara Wali Kota Palembang Harnojoyo meyakini beroperasinya Jembatan Musi VI mulai awal 2021 akan mengurangi kapasitas kendaraan di Jembatan Ampera sehingga rencana pembuatan pusat wisata kuliner di Jembatan Ampera bisa terealisasi.

"Mohon doanya, setelah COVID-19 selesai kami ingin membuat pusat wisata kuliner setiap akhir pekan di sana (Jembatan Ampera)," katanya. (ak/Ant)

Komentar
Photo
Lebih Dekat Dengan Labuan Bajo
01 Okt 2017 | ::
Labuan bajo merupakan salah satu destinasi andalan wisata Indonesia khususnya Nusa Tenggara Timur.  Selain Pulau Komodo, berbagai pulau di Bajo ...
Tips
Awal Juni, Borobudur dan Prambanan kembali dibuka
23 May 2020 | 07:47:11
PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan & Ratu Boko (Persero) akan membuka kembali operasional taman wisata candi beserta fasilitasnya pada awal ...
Back to top
©2014 IndiTOURIST.com All Right Reserved