Desa Kedisan, Andalkan Keindahan Gunung Batur

Ditulis 15 Apr 2015 | 09:35:21
Desa Kedisan, Andalkan Keindahan Gunung Batur
Keindahan danau dan gunung (foto : dok)

Latar Belakang dan Sejarah

Provinsi Bali tidak pernah habis akan destinasi wisata yang memukau, salah satunya adalah Desa Kedisan di Kintamani. Kedisan terletak tepat di Danau Batur dengan pemandangan Gunung Batur yang berharak tidak jauh dari Desa ini.

Desa Kedisan merupakan bagian dari kumpulan 15 desa bernama Wingkang Ranu di Kecamatan Kintamani. Tanah di kawasan ini sangat subur berkat abu vulkanik dari Gunung Batur. Hasil bumi paling terkenal dari Wingkang Ranu adalah bawang merah, kubis, cabe, tomat, dan lainnya.

Menurut folklore awal mula Desa Kedisan dapat ditarik sampai ke kerajaan di Solo. Alkisah, Raja Solo yang bertahta di Keraton Surakarta mempunyai empat orang anak, tiga anak laki-laki dan seorang anak perempuan. Suatu hari, tiba-tiba mereka mencium bau harum yang sangat menyengat datang dari arah timur. Mereka mencari asal muasal sampai menyebrangi selat Bali. Setiba di kaki Gunung Batur, si Putri Bungsu tiba-tiba menghentikan langkahnya dan ingin tinggal di daerah itu. Sang putra sulung murka menendang adiknya sampai menjadi batu. Hingga saat ini, patung batu Bathara (Dewa) itu itu masih dapat kita temukan di Kedisan dengan posisi duduk bersila. 

Namun, menurut sejarah tidak diketahui pasti kapan Desa Kedisan didirikan. Catatan tertua mengenai desa ini ada pada plat tembaga dari abad 11 yang ditemukan di Desa Terunyan yang menceritakan tentang wingkang ranu.

Daya Tarik

Memasuki Desa Kedisan, Anda akan dibuai oleh panorama alam yang memukau ditambah udara pegunungannya nan sejuk. Ada berbagai kegiatan yang ditawarkan saat mengunjungi Kedisan. Trekking, mengarungi Danau Batur dengan perahu dan bersepeda menglilingi desa adalah sebagian kegiatan yang populer diantara wisatawan.

 Restoran Apung boleh dibilang merupakan ikon Desa Kedisan. Anda bisa  menikmati hidangan ikan air tawar segar yang ditangkap langsung dari danau. Ikan nila dan mujair adalah yang paling banyak ditawarkan oleh Restoran Apung. Anda bisa menikmatinya dalam cara digoreng atau dibakar. Menikmati makanan lezat diatas danau nan indah sambil menikmati pemandangan asri tentu membuat Anda ingin terus kembali ke restoran ini.

Di dekat Desa Kedisan, tepatnya di kaki Gunung Batur, terdapat area Toya Bungkah yang menjadi titik awal pendakian. Disini Anda juga bisa temukan pemandian air panas yang dipercaya dapat mengobati penyakit kulit.

Pada saat-saat tertentu wisatawan bisa menyaksikan prosesi ngusabha tegen di Desa Kedisan. Uniknya, sesajen yang digunakan pantang menggunakan bahan atau ikan yang digoreng. Ikan yang dipergunakan mesti dikuskus, direbus atau dibakar. Prosesi ngusabha tegen dilaksanakan bertepatan dengan buda umanis tambir, Pada saat itu ribuan masyarakat Desa Kedisan berjalan berjejer dari desa menuju Pura Dalem Praja Pati setempat dimana prosesi upacara ngusabha tegen akan dilaksanakan sambil membawa sesajen.

 

Transportasi

Desa ini berlokasi sekira 60 Km dari Denpasar. Anda bisa datang dari dari Bandara Ngurah Rai yang melayani penerbangan dari kota-kota besar di Indonesia. Dari Bandara Anda bisa menggunakan taksi atau menyewa mobil.

Akomodasi

Tidak perlu takut dalam mencari tempat menginap di Kedisan. Daerah Batur memiliki cottage dan hotel untuk wisatawan. Hotel Segara & Restaurant merupakan tempat menginap yang cukup popular di kalangan pelancong. Harga mulai dari 375 ribu per malam. Hotel terletak tepat di tengah desa.

Tips

Pilihlah pakaian dan alas kaki yang sesuai saat berjalan keliling desa. Terkadang jalanan untuk trekking sangat licin khususnya pada musim penghujan.

Komentar
Photo
Lebih Dekat Dengan Labuan Bajo
01 Okt 2017 | ::
Labuan bajo merupakan salah satu destinasi andalan wisata Indonesia khususnya Nusa Tenggara Timur.  Selain Pulau Komodo, berbagai pulau di Bajo ...
Tips
Pusat informasi turis di Kualanamu resmi dibuka
09 Sep 2018 | 09:01:36
Kementerian Pariwisata meresmikan Pusat Informasi Turis di Bandar Udara Kualanamu untuk memenuhi kebutuhan informasi para wisatawan.
Back to top
©2014 IndiTOURIST.com All Right Reserved