Telkomsel

Diperlukan inovasi di sektor pariwisata di masa pandemi

Ditulis 26 Jul 2021 | 08:10:11
Diperlukan inovasi di sektor pariwisata di masa pandemi

Malang, Jawa Timur (IndiTOURIST) - Sektor pariwisata Indonesia diharapkan mampu meningkatkan inovasi dalam upaya mempromosikan potensi wisata yang ada, meskipun saat ini pandemi COVID-19  belum berakhir.

Ekonom Universitas Brawijaya Malang Nugroho Suryo Bintoro di Kota Malang, Jawa Timur, Jumat  mengatakan sektor pariwisata Indonesia terkena dampak yang cukup dalam akibat pandemi COVID-19, sehingga perlu  inovasi dengan menyajikan konsep wisata virtual.

"Para agen wisata bisa melakukan inovasi dengan mengikuti perkembangan zaman. Tentu paket yang diberikan dalam bentuk cuplikan tentang berbagai daerah tujuan wisata. Itu yang bisa dijual," kata Nugroho.

Nugroho menjelaskan para pelaku usaha sektor pariwisata perlu melakukan inovasi melalui platform berbasis digital untuk memberikan pengalaman baru bagi masyarakat dalam melakukan kegiatan wisata secara virtual.

Menurutnya, konsep wisata virtual itu diharapkan bisa memicu keinginan masyarakat untuk berwisata, pada saat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dilonggarkan, atau saat pandemi COVID-19 telah berakhir.

"Itu akan memunculkan rasa penasaran masyarakat. Dan pada saat PPKM, serta pandemi ini berakhir, masyarakat akan bisa kembali berwisata di daerah-daerah itu," katanya.

Penggunaan platform digital tersebut, menurutnya, harus bisa memberikan informasi atau visual mendetil tentang daerah, atau objek wisata tersebut. Dengan konsep cuplikan daerah wisata yang menarik, akan memunculkan keinginan masyarakat untuk mengikuti wisata virtual itu.

Selain itu, dalam konsep wisata virtual tersebut juga bisa menggandeng seorang pemandu yang bisa memberikan penjelasan, dan melakukan eksplorasi pada objek-objek wisata yang ada.

"Memang tidak akan senyaman datang langsung, tapi setidaknya bisa mengeksplorasi, dan menimbulkan rasa penasaran, sehingga pada saat (penyebaran COVID-19) mereda, mereka akan menuju daerah tujuan wisata," katanya.

Ia menambahkan pandemi COVID-19 memberikan dampak cukup dalam terhadap sektor pariwisata Indonesia. Diharapkan, upaya pemerintah untuk menekan penyebaran COVID-19 bisa berjalan lancar, sehingga sektor wisata bisa kembali berputar.

Secara keseluruhan ada sebanyak 3.033.339 kasus konfirmasi positif COVID-19 di Indonesia. Dari total tersebut, sebanyak 2.392.923 orang dilaporkan telah sembuh, 79.032 dinyatakan meninggal dunia, dan sisanya berada dalam perawatan. (ak/Ant)

Komentar
Photo
Mangrove Sungai Bersejarah Siak
21 Aug 2021 | ::
SIAK (IndiTOURIST) - Siak kini bersolek.  Sebuah kabupaten di Provinsi Riau, dengan pusat pemerintahan berada di Siak Sri Inderapura. Kabupaten ...
Tips
Awal Juni, Borobudur dan Prambanan kembali dibuka
23 May 2020 | 07:47:11
PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan & Ratu Boko (Persero) akan membuka kembali operasional taman wisata candi beserta fasilitasnya pada awal ...
Back to top
Must Read
menpar arief yahya, menteri pariwisata, arief yahya, kunjungan wisman, target wisman, TIK dan pariwisata
©2014 IndiTOURIST.com All Right Reserved