E-Tourism

E-Tourism Konsep Baru Tingkatkan Pariwisata

Ditulis 18 Dec 2014 | 11:07:53
E-Tourism Konsep Baru Tingkatkan Pariwisata
(Menpar Arief Yahya/Dok.Kompas)

Program ini menjadi andalan Menteri Pariwisata Arief Yahya yang juga mantan Direktur Utama Telkom.  Tak tanggung-tanggung, Arief menargetkan 20 juta wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke Tanah Air hingga 2019.

Jakarta (indiTOURIST) - Guna menyiasati anggaran promosi pariwisata Indonesia yang masih sangat rendah, Kementerian Pariwisata mencanangkan kampanye dan program digital.  Program ini menjadi andalan Menteri Pariwisata Arief Yahya yang juga mantan Direktur Utama Telkom.  Tak tanggung-tanggung, Arief menargetkan 20 juta wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke Tanah Air hingga 2019.

Menurut Arief, strategi digital ini dilakukan sebagai strategi khusus lantaran minimnya promosi.  Diharapkan sector pariwisata mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap penerimaan Negara. "Tidak ada cara lain selain digitalisasi dan membuat promosi secara online serta mengembangkan kerja sama dengan lebih banyak pihak," tegasnya. "Fokus pasar terdiri dari 16 negara dengan prioritas utama Tiongkok, Australia, Korea Selatan, Jepang, dan Rusia," tambahnya.

Program branding, Kemenpar akan menggunakan Wonderful Indonesia atau Pesona Indonesia yang di dalamnya menyertakan branding destinasi dan branding tematik yang dilakukan secara berkelanjutan, baik online maupun offline. "Khusus untuk branding destinasi digunakan brand destinasi diikuti dengan by Wonderful Indonesia," kata Arief. Sedangkan terkait dengan branding tematik diikuti is Wonderful Indonesia.  “contohnya Diving is Wonderful Indonesia,” ujarnya mencontohkan.

Terkait dengan potensi wisata yang sudah melekat dan dimiliki oleh daerah masing-masing, Arief mengharapkan adanya promosi destinasi lewat kelompok dengan pemilahan wilayah berdasarkan statistik.  Sampai saat ini sudah ada beberapa daerah yang memberikan kontribusi dan sumangan patiwisata yang cukup besar, seperti Bali, Jakarta, Batam, Bandung, dan Yogyakarta.  Dijelaskan Arief, nantinya daerah-daerah tersebut akan menggunakan brand lokal sendiri seperti Great Bali, Great Jakarta, Great Batam, Great Bandung, dan Great Yogyakarta.  "Untuk daerah yang belum memiliki infrastruktur memadai akan dihubungkan oleh destinasi-destinasi yang sudah lebih dahulu siap," tegasnya. (IndoWISATA)

 

Komentar
Photo
Lebih Dekat Dengan Labuan Bajo
01 Okt 2017 | ::
Labuan bajo merupakan salah satu destinasi andalan wisata Indonesia khususnya Nusa Tenggara Timur.  Selain Pulau Komodo, berbagai pulau di Bajo ...
Tips
Pusat informasi turis di Kualanamu resmi dibuka
09 Sep 2018 | 09:01:36
Kementerian Pariwisata meresmikan Pusat Informasi Turis di Bandar Udara Kualanamu untuk memenuhi kebutuhan informasi para wisatawan.
Back to top
Must Read
Kantor Telkom
©2014 IndiTOURIST.com All Right Reserved