Wisata Lembang

Gunung Tangkuban Perahu

Ditulis 17 Feb 2015 | 13:05:10
Gunung Tangkuban Perahu
Kawah Ratu (foto-foto : dok)
Latar Belakang dan Sejarah

Tangkuban perahu adalah gunung berapi aktif yang ada di Jawa Barat. Kawasan yang terletak 20 Km utara Bandung ini, memiliki ketinggian sekitar 2.084 Mdpl dan menjadi area konservasi hutan lindung dengan hamparan Dipterokarp dan Pinus. Tangkuban Perahu memiliki tiga kawah; Kawah Domas, Kawah Ratu dan Kawah Upas. Ketiga kawah terus menerus mengeluarkan gas belerang dalam tingkat yang masih aman. Kawah yang paling besar diantara ketiganya dan paling banyak dikunjungi adalah Kawah Ratu.

Penamaan kawah-kawah di tempat ini bukannya tanpa arti. Kawah Ratu merupakan kawah yang terbesar, Kawah Upas (racun) kemungkinan dinamakan karena pernah ada warga yang meninggal oleh gas beracun saat melintasi kawah tersebut, diberi nama seram agar orang menghindari daerah tersebut.

Asal-muasal Tangkuban Perahu seringkali diceritakan dalam legenda sunda Sangkuriang yang sangat terkenal, bahkan sempat dibuat menjadi film di era 80-an. Alkisah Sangkuriang jatuh cinta pada Dayang Sumbi, yang tidak lain adalah ibunya sendiri. Untuk dapat meminang Dayang Sumbi, Sangkuriang harus membuat sebuah telaga dan sebuah perahu dalam semalam. Enggan menikahi anaknya sendiri, Dayang Sumbi membuat ayam berkokok untuk memanggil pagi. Marah karena kegagalannya, Sangkuriang menendang perahu hingga terbalik alhasil jadilah Gunung Tangkuban Perahu.

Daya Tarik

Saat datang ke Tangkuban Perahu, yang pertama harus Anda kunjungi adalah Kawah Ratu, kawah terbesar sekaligus paling banyak dikunjungi wisatawan. Anda dapat melihat dalamnya kawah, dinding-dinding kawah dan asap yang masih keluar dari kawah ini memberi pemandangan yang sangat unik. Batas antara Anda dan kawah hanyalah sebuah pagar kayu. Tanah di sekitar Kawah Ratu umumnya berwarna putih dengan beberapa batu belerang berwarna kuning.

Di Kawah Putri banyak toko kecil yang menjual berbagai souvenir seperti pajangan dari kayu dan berbagai aksesories lainnya. Anda bisa menunggangi kuda mengitari kawah ini atau sekedar duduk-duduk di warung, minum bandrek sambil menikmati hawa pengunungan yang segar.

Kawah Domas terletak lebih bawah daripada Kawah Ratu. Kawah ini mengeluarkan sumber air panas. Banyak wisatawan yang mencoba merebus telur ayam di air panas ini. Kandungan belerang dalam sumber air panas dipercaya dapat menyembuhkan berbagai jenis penyakit kulit, karena itu banyak wisatawan yang berendam atau menggunakan lumpur belerang di sekitar kawah sebagai masker dan lulur.

Transportasi

Tangkuban Perahu berjarak 20 km dari Kota Bandung, Anda bisa menggunakan kendaraan pribadi, bus atau travel dari Jakarta untuk menuju Bandung. Nah, di Kota Kembang Anda bisa naik dari terminal Cicaheum maupun dari Jalan Merdeka ke terminal Ledeng. Lanjut perjalanan naik angkot Bandung-Subang dan berhenti di depan pintu masuk utama Tangkuban Perahu.Untuk ke kawah ratu, Anda naik kendaraan yang disediakan pengelola taman dengan harga Rp. 5000 PP.

Cara lain adalah menggunakan kereta api menuj stasiun Bandung. Keluar stasiun Anda naik L-300 warna krem-hitam menuju Lembang, mintalah kepada supir untuk diturunkan di perempatan Tangkuban Perahu.

Jika menggunakan pribadi, Keluar pintu tol Pasteur Anda lanjut ke Jalan Dr. Djunjunan menuju Setia Budi lalu Lembang terakhir Gunung Tangkuban Perahu. Parkir mobil dikenai biaya Rp 10.000

Akomodasi

Di sekitar Tangkuban Perahu Anda bisa dengan mudah menemukan hotel atau vila dengan berbagai range harga. Hotel terdekat dari Gunung Tangkuban Perahu adalah  Lembang Asri Resort berjarak kurang lebih 2 Km. Lembang Asri Resort merupakan hotel bintang 3 dengan harga kamar paling murah sekitar Rp. 500 ribu semalam.

Selain itu Ada pula vila dengan kisaran 1-2 juta permalam di daerah Lembang. Jika ingin yang lebih murah, mungkin Anda bisa mencari hotel kelas melati di seputaran Kota Bandung.

Kuliner

Di sepanjang Jalan Raya Lembang menuju Tangkuban Perahu Anda bisa banyak menemukan Rumah Makan Khas Sunda. Selain itu ada pula warung-warung yang menawarkan sate kelinci yang gurih. Sate Kelinci Pak Sapri adalah nama yang cukup populer jika Anda ingin menikmati hewan imut ini. Terletak di kilometer 12,8 No. 99 Jalan raya Lembang, Pak Sapri juga menyediakan gulai dan goreng kelinci.

Di kawah Putri sayang sekali jika Anda tidak duduk sejenak sambil menikmati bandrek untuk menghangatkan tubuh.

Tips

Terkadang penjual di kawah terkesan memaksakan jualan mereka. Jangan takut untuk mengatakan tidak, ketimbang membuang-buang uang untuk barang yang tidak ingin Anda beli.

Pakai baju hangat karena udaranya sangat dingin. Jika Anda tidak kuat dengan bau sulfur ada baiknya juga memakai masker saat berkunjung ke tempat ini.

Komentar
Photo
Lebih Dekat Dengan Labuan Bajo
01 Okt 2017 | ::
Labuan bajo merupakan salah satu destinasi andalan wisata Indonesia khususnya Nusa Tenggara Timur.  Selain Pulau Komodo, berbagai pulau di Bajo ...
Tips
Pusat informasi turis di Kualanamu resmi dibuka
09 Sep 2018 | 09:01:36
Kementerian Pariwisata meresmikan Pusat Informasi Turis di Bandar Udara Kualanamu untuk memenuhi kebutuhan informasi para wisatawan.
Back to top
Must Read
Wisata Cirebon, Upacara Panjang Jimat, Kuliner Cirebon
©2014 IndiTOURIST.com All Right Reserved