Ini Tiga Kebijakan Anyar Kemenpar Untuk Turis Malaysia

Ditulis 06 Nov 2015 | 09:14:54
Ini Tiga Kebijakan Anyar Kemenpar Untuk Turis Malaysia
Kapal Pesiar Yacht (foto : dok)

Jakarta (IndiTOURIST) – Satu lagi strategi Kementerian Pariwisata (Kemenpar) untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia guna mengejar target kunjungan wisman tahun ini.  Baru-baru ini Kemenpar mengeluarkan 3 kebijakan baru yang termuat dalam siaran persnya beberapa waktu lalu. "Kami ingin menyebarluaskan kebijakan baru di bidang Pariwisata yang memudahkan pelancong asal Malaysia ke Indonesia," kata Menteri Pariwisata Arief Yahya. 

Dijelaskan dalam siaran pers tersebut kebijakan baru tersebut terdiri dari : pertama, penambahan jumlah Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) khusus wisman Malaysia.  TPI yang dimaksud adalah TPI di lima bandara dan sembilan pelabuhan serta TPI keluar di 19 bandara, 29 pelabuhan, dan dua TPI darat.

Sementara kebijakan kedua adalah menghapuskan peraturan izin memasuki wilayah Indonesia atau "clearance and approval for Indonesian territory" (CAIT).  Dengan adanya peraturan ini, akan memudahkan perahu layar pesiar masuk ke wilayah Indonesia lewat 18 pelabuhan yang ada.

Selanjutnya kebijakan ketiga yakni menghapuskan Asas Cabotage.  Asas Cabotage adalah kegiatan angkutan laut dalam negeri yang dilakukan perusahaan angkutan laut nasional dengan menggunakan kapal berbendera Indonesia serta diawaki oleh penduduk berkewarganegaraan Indonesia.   Hal ini akan memudahkan kapal pesiar untuk menaikkan dan menurunkan penumpang di lima pelabuhan di Indonesia, antara lain : Tanjung Priok (Jakarta), Tanjung Perak (Surabaya), Belawan (Medan), Soekarno-Hatta (Makassar), dan Benoa (Denpasar).

"Kami berharap kebijakan baru itu akan menaikkan nilai jual Indonesia di peta pariwisata dunia," ujar Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik, Kementerian Pariwisata Iqbal Alamsjah.

Dikatakannya, kini kapal layar asing bisa memasuki memasuki wilayah perairan Indonesia dan mengurus dokumen Custom, Immigration, Quarantine, dan Port (CIQP) di 18 pelabuhan.  Pelabuhan yang memberikan kemudahan pengurusan dokumen CIQP adalah Sabang (Aceh), Belawan, Teluk Bayur (Padang), Nongsa Point Marina (Batam), Bandar Telani Bintan (Tanjung Pandan), Sunda Kelapa, dan Marina Ancol (Jakarta), Benoa, Tenau (Kupang), Kumai (Kota Waringin Barat), Tarakan, Nunukan (Bulungan), Bitung, Ambon, Saumlaki, Tual, Sorong, dan Biak.  (rin)

Komentar
Smartfren 2019
Photo
Lebih Dekat Dengan Labuan Bajo
01 Okt 2017 | ::
Labuan bajo merupakan salah satu destinasi andalan wisata Indonesia khususnya Nusa Tenggara Timur.  Selain Pulau Komodo, berbagai pulau di Bajo ...
Tips
Pusat informasi turis di Kualanamu resmi dibuka
09 Sep 2018 | 09:01:36
Kementerian Pariwisata meresmikan Pusat Informasi Turis di Bandar Udara Kualanamu untuk memenuhi kebutuhan informasi para wisatawan.
Back to top
Must Read
Wisata bangka barat, wisata muntok, tempat pengasingan bung karno, bangka barat tourism, muntok tourism
©2014 IndiTOURIST.com All Right Reserved