Insentif pariwisata ke DIY dinanti

Ditulis 23 Feb 2020 | 05:59:12
Insentif pariwisata ke DIY dinanti
Wisata Kawasan Kaliurang (dok)

Yogyakarta (IndiTOURIST) - Kepala Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta Singgih Raharjo berharap rencana pemberian insentif khusus pariwisata dari pemerintah pusat terealisasi di daerahnya untuk mendongkrak kunjungan wisatawan mancanegara di tengah merebaknya virus Corona.

"Yogyakarta sangat layak mendapatkan insentif khususnya pariwisata itu. Ini akan mendorong iklim pariwisata yang baik," kata Singgih beberapa waktu lalu.

Selain memiliki beragam destinasi wisata yang menarik, menurut dia, Yogyakarta selama ini menjadi salah satu tempat yang cocok untuk kegiatan pertemuan, perjalanan insentif, konferensi, dan pameran (MICE) baik oleh instansi pemerintahan maupun swasta.

Dengan memberikan insentif pariwisata, menurut dia, pemerintah semakin memberikan keyakinan kepada para calon wisatawan mancanegara bahwa kondisi pariwisata di Indonesia, khususnya di Yogyakarta aman dari virus Corona.

"Insentif itu bagian dari subsidi dari pemerintah. Saya kira ini bagus, sebuah strategi meningkatkan kuantitas dan kualitas kunjungan wisata dari pemerintah," kata dia.

Ia mengakui, meski belum signifikan merebaknya wabah virus Corona di China telah berdampak pada kunjungan wisatawan di Yogyakarta.

Kendati beberapa pekan lalu virus itu belum ada pengaruhnya bagi pariwisata di DIY, menurut Singgih, saat ini dampak itu mulai terasa mengingat sejumlah negara, termasuk di Asia Tenggara telah meminta warganya meningkatkan kewaspadaan.

Bahkan, Singapura telah menaikkan status travel warning dari kuning menjadi orange akibat virus Corona.

"Ini berpengaruh terhadap lalu lintas para turis termasuk ke Yogyakarta karena Yogyakarta ini kan penerbangan langsungnya dari Singapura dan Malaysia," kata Singgih.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY Deddy Pranowo Eryono menyambut baik wacana insentif pariwisata dari pemerintah. DIY sebagai salah satu destinasi unggulan di Indonesia, bahkan di dunia, menurut dia, layak mendapatkan insentif itu.

"Pariwisata itu tidak terbatas, jadi hal itu perlu diterapkan di seluruh Indonesia terlebih DIY, salah satu destinasi unggulan di Indonesia bahkan dunia," kata dia.

Sebelumnya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio mengatakan pemberian stimulus atau intensif bagi industri pariwisata dampak wabah virus Corona akan dibahas dan diterapkan sesegera mungkin.

Wishnutama juga menjelaskan, besaran perhitungan diskon juga masih belum ditetapkan antara 25-30 persen ke destinasi-destinasi wisata di Indonesia, seperti Bali, Likupang, Sulawesi Utara, Bintan, Batam, Yogyakarta, Lombok, Labuan Bajo, dan destinasi wisata lainnya. (ak/Ant)

Komentar
Photo
Lebih Dekat Dengan Labuan Bajo
01 Okt 2017 | ::
Labuan bajo merupakan salah satu destinasi andalan wisata Indonesia khususnya Nusa Tenggara Timur.  Selain Pulau Komodo, berbagai pulau di Bajo ...
Tips
Pusat informasi turis di Kualanamu resmi dibuka
09 Sep 2018 | 09:01:36
Kementerian Pariwisata meresmikan Pusat Informasi Turis di Bandar Udara Kualanamu untuk memenuhi kebutuhan informasi para wisatawan.
Back to top
Must Read
wisata yogya, bus pariwisata domapan, yogyakarta tourism, malioboro tourism
©2014 IndiTOURIST.com All Right Reserved