Menghirup Udara Segar di Negeri di Atas Awan

Ditulis 11 Dec 2017 | 05:11:21
Menghirup Udara Segar di Negeri di Atas Awan
Wisata Takengon (Foto : Tono)
Latar Belakang dan Sejarah

Di tengah provinsi Aceh terdapat sebuah kota nan indah bernama Takengon. Terletak tepat di kaki bukit dataran tinggi Gayo juga di sisi sebuah danau.   Udara di kota ini masih sangat segar dan dingin, sangat pas bila menjadi destinasi untuk liburan.

Penduduk asli Takengon adalah Suku Gayo. Mereka merupakan keturunan dari Batak Karo di Sumatera Utara. Bahasa daerahnya pun berbeda dengan bahasa daerah penduduk Aceh pada umumnya. Daerah ini juga terkenal dengan hasil bumi-nya, seperti Kopi Gayo yang terkenal ke seluruh penjuru dunia itu.

Daya Tarik

Danau Laut Tawar merupakan salah satu tempat wsata yang paling populer di Takengon. Sebagian besar aktivitas penduduk sekitar danau laut tawar adalah berprofesi sebagai nelayan. Didalam danau laut tawar tersimpan pula ikan endemik bernama ikan depik. Selain menikmati keindahan danau Anda bisa melempar kail dan coba pancing ikan satu ini.

Batu Belah (atu belah) yang berlokasi di Kampung Penaron Kecamatan Linge Takengon Aceh Tengah akan membuat pecinta folklore sumringah. Legenda Atu Belah itu menurut cerita yang berkembang di masyarakat, pada masa dahulu di desa Penerun Dataran Tinggi Gayo Aceh Tengah, hidup satu keluarga miskin. Yang akhirnya sang ibu di sakiti suaminya dan pergi masuk ke celah batu belah itu, kemudian menghilang selamanya. Konon celah di Atu belah hanya bisa dimasuki wanita.

Selain Batu Belah, Gua Putri Pukes juga menjadi folklore yang ada di daerah ini. Di dalam gua Putri Pukes tersebut terdapat batu yang dipercayai adalah Putri Pukes yang telah menjadi batu, sumur besar, kendi yang sudah menjadi batu, tempat duduk untuk bertapa orang masa dahulu, alat pemotong zaman dahulu.

Rumah Adat Tujuh Ruang (Umah Edet Pitu Ruang) bahasa Gayo,  adalah peninggalan raje  Baluntara yang nama aslinya Jalaluddin sudah berdiri sejak pra-kemerdekaan. Umah Edet Pitu Ruang menjadi salah satu bukti sejarah Gayo yang masih ada. Sayang sekali kondisi rumah adat bersejarah ini kurang terawat.

Jika Anda berkunjung saat hari kemerdekaan RI, Anda bisa saksikan Pacuan Kuda Tradisional. Jokinya biasanya anak usia sekolah. Mereka terlatih dan berani berpacu tanpa menggunakan pelana, yang hanya memakai kaus dan celana pendek berkuda dengan kencang.

Transportasi

Untuk mencapai Takengon, dari terminal di banda aceh bisa dengan Travel L300 langsung ke takengon. Perjalanan kurang lebih sekitar 6-7 jam perjalanan.

Akomodasi

Di pinggiran Danau Air Laut Tawar Anda bisa temukan penginapan-penginapan dengan pemandangan langsung menghadap danau. Harga penginapan sangat beragam, mulai dari Rp.80.000 – 400.000.

Kuliner

Ikan Depik yang hanya ada di Danau Air Laut Tawar tidak boleh terlewatkan ketika berkunjung ke Takengon. ikan Depik dapat diolah dengan berbagai jenis masakan. Bisa berbentuk Depik pengat (masak kering), dedah (kukus), goreng, dan masakan masam jing (asam pedas).

Tips

Jangan lupa untuk menyiapkan memori yang cukup banyak di kamera Anda untuk menangkap keindahan dataran tinggi gayo.

Ini keindahan Takengon dari Udara :

 

Komentar
Photo
Lebih Dekat Dengan Labuan Bajo
01 Okt 2017 | ::
Labuan bajo merupakan salah satu destinasi andalan wisata Indonesia khususnya Nusa Tenggara Timur.  Selain Pulau Komodo, berbagai pulau di Bajo ...
Tips
Pusat informasi turis di Kualanamu resmi dibuka
09 Sep 2018 | 09:01:36
Kementerian Pariwisata meresmikan Pusat Informasi Turis di Bandar Udara Kualanamu untuk memenuhi kebutuhan informasi para wisatawan.
Back to top
©2014 IndiTOURIST.com All Right Reserved