Sektor Pariwisata

Jokowi : Perlu Meningkatkan Promosi dan Perbaikan Produk

Ditulis 18 Okt 2015 | 09:01:15
Jokowi : Perlu Meningkatkan Promosi dan Perbaikan Produk
Jokowi (foto : dok)

Jakarta (IndiTOURIST) – Naiknya presentasi jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Tanah Air merupakan tantangan bagi industri pariwisata Indonesia.  Masalah promosi dan perlunya perbaikan infrastruktur pendukung menjadi fokus utama.  Hal ini dikatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam rapat terbatas Kami lalu di Istana Negara.

Di saat negara lain mengalami penurunan, justru jumlah kunjungan wisman ke Indonesia mengalami kenaikan.  "Di tengah melambatnya ekonomi global termasuk Indonesia, sektor pariwisata paling cepat gerakkan ekonomi, kunjungan pariwisata Agustus 2015, 850 ribu wisatawan atau naik 2,87 persen dibanding tahun lalu," katanya.

Jokowi mengatakan, salah satu hal yang mulai dibenahi adalah sektor promosi pariwisata Indonesia yang saat ini semakin baik.  "Semua negara di Asia Tenggara turun alhamdulillah bisa naik dan ini, jadi momentum untuk perbanyak kunjungan wisatawan ke negara kita, beberapa hal saya lihat promosi Kementerian Pariwisata bagus," kata Presiden.

Ditambahkannya, selain promosi,  masalah yang harus dibenahi adalah infrastruktur pendukung.  "Problemnya di promosi dan perbaikan produk di lapangan," katanya.

Kementerian Pariwisata dan Kementerian Perhubungan juga mendorong perbaikan infrastruktur perhubungan bagi 10 destinasi wisata yang disiapkan.  Menurut Menteri Pariwisata Arief Yahya, ada 10 destinasi yang dilakukan revitalisasi, pembangunan kawasan ekonomi khusus pariwisata dan juga pembangunan tujuan wisata baru.  Ia menyebutkan Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, Bromo, Kepulauan Seribu, Wakatobi, Morotai, Tanjung Kelayan, dan lainnya.

Dukungan juga datang dari Kementeriah Perhubungan.  Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengatakan Kementerian yang dipimpinnya, pada tahun ini sudah mengalokasikan anggaran Rp 2,3 triliun untuk pembangunan fasilitas bandara, pelabuhan dan infrastruktur transportasi di 10 destinasi tersebut ditambah sembilan destinasi lainnya antara lain Pulau Weh, Nias, Danau Toba, Nongsa, Gili Trawangan, Ijen-Baluran, Raja Ampat, Sentarum dan Tanjung Puting.  Sementara menurutnya, tahun depan alokasi anggaran untuk pembangunan infrastruktur ini sebesar Rp 1,8 triliun.  (sg)
 

Komentar
Photo
Lebih Dekat Dengan Labuan Bajo
01 Okt 2017 | ::
Labuan bajo merupakan salah satu destinasi andalan wisata Indonesia khususnya Nusa Tenggara Timur.  Selain Pulau Komodo, berbagai pulau di Bajo ...
Tips
Pusat informasi turis di Kualanamu resmi dibuka
09 Sep 2018 | 09:01:36
Kementerian Pariwisata meresmikan Pusat Informasi Turis di Bandar Udara Kualanamu untuk memenuhi kebutuhan informasi para wisatawan.
Back to top
©2014 IndiTOURIST.com All Right Reserved