Museum Lampung

Sarat Akan Sejarah Sai Bumi Ruwa Jurai

Ditulis 27 Mar 2015 | 10:20:30
Sarat Akan Sejarah Sai Bumi Ruwa Jurai
Siger, Pakaian khaw adat Lampung (foto : dok)
Latar Belakang dan Sejarah

Saat mengunjungi Lampung tak lengkap rasanya jika kita tidak mempelajari mengenai sejarah dan kebudayaan provinsi paling selatan Sumatera ini. Dari hari senin sampai minggu Anda bisa mengunjungi museum Lampung di jalan Zainal Abidin Pagar Alam No.64 Gedong Meneng Rajabasa, Bandar Lampung.

Museum Negeri Lampung diresmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Prof. Dr. Fuad Hasan pada tanggal 24 September 1988. Pembangunan museum sudah dimulai pada tahun 1975 dengan peletakan batu pertama pada tahun 1978.  Bangunannya yang berarsitektur khas Belanda dan perpaduan ornamen khas Lampung berdiri diatas lahan seluas 17.010 m persegi.

Benda-benda koleksi yang terdapat di Museum Lampung kurang lebih sekitar 4.588 buah, yang berupa geologi, biologis, Etnografi, Arkeologi, koleksi bersejarah, Numismatic/heraldik, Philological, Ceramological, Seni dan Teknologi.

Daya Tarik

Museum Lampung menjadi rumah bagi koleksi relik-relik masa prasejarah dan benda-benda penting dari Lampung. Tempat ini adalah pusat jejak-jejak sejarah Provinsi.

Koleksi artefak arkeologi dari zaman prasejarah termasuk alat-alat batu yang ditemukan di lokasi di Padang Cermin Lampung Selatan, nekara perunggu dan kapal dari Labuhan Maringgai, manik-manik dari Sumber Jaya dan berbagai jenis fosil. Tidak jauh dari koleksi zaman neolitikum terdapat zona fauna khas Sumatera yang terdiri dari gajah, harimau, trenggiling dan sebagainya. Juga terdapat diorama Gunung Krakatau meletus pada tahun 1883.

Terdapat pula koleksi orisinil dari masa sejarah seperti meriam kuno zaman kolonial atau kerajinan keramik peninggalan Cina dan Syam, koleksi kain,uang kuno,tapis tenun dan beberapa peninggalan pahlawan Lampung, Radin Inten. Ada juga bola besi pembuka lahan. Bola besi ini digunakan untuk membuka lahan transmigrasi di wilayah Lampung Timur. Selain itu, terdapat pula replika rumah adat Lampung, nuwo sesat, berdiri di halaman museum.

Transportasi

Jika dari Jakarta, Anda bisa menggunakan Bus Arimbi, salah satu bus tujuan Merak. Sampai terminal Merak Anda menggunakan kapal feri dengan tujuan Bakauheni . Dari pelabuhan Anda bisa dengan mudah menemukan bus AC, atau mobil travel berkapasitas 6 orang dengan tujuan pusat kota Bandar Lampung.

Jika Anda ingin lewat jalan darat namun hanya sekali jalan menuju Bandar Lampung Anda bisa memilih mobil travel, lama perjalanan 8 jam dengan estimasi biaya Rp175.000,00--Rp200.000,00 untuk satu kali keberangkatan. Travel yang cukup tersohor adalah Purnagama dan Gaya Baru Sejahtera. Dengan travel dari Jakarta ini Anda diantarkan sampai ke tempat tujuan.

Anda juga bisa memilih menggunakan pesawat dari bandara Soekarno-Hatta ke Raden Intan II, untuk menghemat waktu. Lama perjalanan 30 menit dengan estimasi biaya sekitar Rp600.000,00 sekali jalan.

Saat berada di Bandar Lampung Anda menggunakan angkutan umum ke Terminal Bus Rajabasa dan dekat dengan gerbang Kampus UNILA yang hanya berjarak beberapa ratus meter dari Museum. Anda juga bisa menggunakan ojeg langsung ke depan museum.

Akomodasi

Bandar Lampung menyediakan berbagai macam penginapan sesuai dengan kocek Anda. Untuk hotel berbintang 4 Anda bisa memilih Sheraton Lampung di jalan Jalan Wolter Monginsidi No.175 atau Novotel di Jalan Gatot Subroto 136 Bandar Lampung. Kedua nama tersebut sudah menjadi jaminan akan pelayanan dan kualitas. Untuk bintang tiga, salah satu yang populer adalah Amalia Hotel di Jalan Raden Intan dengan harga kamar mulai dari 600 ribu sampai 4 juta rupiah.

Untuk Anda yang bepergian dengan dana backpacker jangan khawatir ada beberapa akomodasi murah. Contohnya adalah Hotel Pelangi di Jl.Tulang Bawang No.4, Pusat Kota, Bandar Lampung dengan harga mulai dari 200.000 per malam

Kuliner

Salah satu makanan paling populer di Lampung adalah kerupuk kemplang. Kerupuk ini cukup istimewa karena tidak digoreng dengan minyak melainkan di panggang sehingga tidak mengandung minyak goreng. Untuk makanan khas Lampung lainnya bisa melihat kolom Kuliner kami.

Tips

Harga tiket masuk Rp.1.500 untuk pelajar dan Rp.2.500 untuk umum. Hari Senin sampai Jumat pukul 08.00 – 13.30 WIB,dan hari Sabtu sampai Minggu pukul 08.00 – 14.00WIB. Tutup pada libur nasional.

Komentar
Photo
Mangrove Sungai Bersejarah Siak
21 Aug 2021 | ::
SIAK (IndiTOURIST) - Siak kini bersolek.  Sebuah kabupaten di Provinsi Riau, dengan pusat pemerintahan berada di Siak Sri Inderapura. Kabupaten ...
Tips
Awal Juni, Borobudur dan Prambanan kembali dibuka
23 May 2020 | 07:47:11
PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan & Ratu Boko (Persero) akan membuka kembali operasional taman wisata candi beserta fasilitasnya pada awal ...
Back to top
Must Read
menpar arief yahya, menteri pariwisata, arief yahya, kunjungan wisman, target wisman, TIK dan pariwisata
©2014 IndiTOURIST.com All Right Reserved