Situs Sangiran

Situs Manusia Purba, Sangiran

Ditulis 21 Dec 2014 | 23:34:04
Situs Manusia Purba, Sangiran
Terletak di Jawa Tengah
Latar Belakang dan Sejarah

Sangiran adalah situs arkeologi di Jawa, Indonesia. Sangiran diakui oleh para ilmuwan menjadi salah satu situs yang paling penting di dunia untuk mempelajari fosil manusia, disejajarkan bersama situs Zhoukoudian (Cina), Willandra Lakes (Australia), Olduvai Gorge (Tanzania), dan Sterkfontein (Afrika Selatan), dan lebih baik dalam penemuan daripada yang lain.

Areanya seluas 56 km² berada di kaki Gunung Lawu, Jawa Tengah, atau sekitar 15 km utara Surakarta di lembah Sungai Bengawan Solo. Sangiran memberi informasi lengkap sejarah kehidupan manusia purba meliputi habitat, pola kehidupannya, binatang yang hidup bersamanya, hingga proses terjadinya bentang alam dalam kurun waktu tidak kurang dari 2 juta tahun (Pliosen Akhir hingga akhir Pleistosen Tengah).

Situs Sangiran merupakan obyek wisata ilmiah yang menarik. Tempat ini memiliki nilai tinggi bagi ilmu pengetahuan dan merupakan aset Indonesia. Sejak tahun 1977 situs Sangiran ditetapkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia sebagai cagar budaya. Tahun 1996 Sangiran terdaftar dalam Situs Warisan Dunia UNESCO sebagai World Heritage.

Daya Tarik

Anda dapat menikmati wisata ilmiah purbakala. Museum Lapangan Sangiran seluas 56 km² terletak di dalam zona inti dan banyak mengandung fosil purbakala lengkap dengan kronologi stratigrafinya yang terbagi dalam cluster Ngebung, Bukuran dan Dayu. Lokasi-lokasi inilah yang menjadi tempat ditemukannya fosil manusia purba.

Museum Sangiran masih berlokasi di sekitaran situs arkeologi  ini. Di sini Anda dapat melihat sekitar 13.809 koleksi fosil manusia purba dan merupakan terlengkap di Asia. Ada juga fosil hewan bertulang belakang, fosil binatang air, batuan, fosil tumbuhan laut, alat-alat batu, dan beberapa jenis hewan seperti badak, sapi, rusa, banteng, dan kerbau. Tersedia juga ruang audio visual untuk menyaksikan fosil tinggalan kehidupan masa prasejarah di Sangiran. Museum Sangiran saat ini menjadi sebuah museum megah dengan arsitektur modern. Di isni Anda dapat melihat dari dekat koleksi fosil manusia purba, binatang yang hidup pada masa itu, hingga peralatan yang digunakannya.

Transportasi

Sangiran berada di kaki Gunung Lawu, Jawa Tengah, atau sekitar 15 km utara Surakarta di lembah Sungai Bengawan Solo. Sementara itu, Museum Sangiran masih berlokasi di sekitaran situs arkeologi ini.Untuk menuju situs ini, anda bisa menggunakan mobil atau motor. Akses umum masih belum tersedia karena letaknya berada tepat pada kaki Gunung Lawu.

Akomodasi

jika anda ingin menginap, di sekitar sana terdapat beberapa hotel dan penginapan yang bisa anda singgahi.

Pondok Indah     
Jl. Madura No. 01 Sragen
+62 271-891351

Graha     
Jl. WR. Supratman No. 145 Sragen
Telp. 0271-893699 Fax. 0271-893698

Palma     
Jl. Dr Sutomo No. 1 (Lingkar Utara) Sragen         

Kuliner

Makanan khas yang disajikan di Sragen adalah makanan lokal, yakni ganyong, garut, singkong, ketela rambat, jagung, pisang dan lain-lainnya.

Tips

Dari museum purbakala Anda bisa menuju desa Kliwonan untuk berbelanja batik.

 

Komentar
Photo
Lebih Dekat Dengan Labuan Bajo
01 Okt 2017 | ::
Labuan bajo merupakan salah satu destinasi andalan wisata Indonesia khususnya Nusa Tenggara Timur.  Selain Pulau Komodo, berbagai pulau di Bajo ...
Tips
Pusat informasi turis di Kualanamu resmi dibuka
09 Sep 2018 | 09:01:36
Kementerian Pariwisata meresmikan Pusat Informasi Turis di Bandar Udara Kualanamu untuk memenuhi kebutuhan informasi para wisatawan.
Back to top
Must Read
Wisata Kalimantan Utara, Taman Nasional Kayan Mentarang, Wisata Suku Dayak, Dayak Tourism
©2014 IndiTOURIST.com All Right Reserved