Tak ada perlakuan khusus maskapai asing

Ditulis 31 Jan 2019 | 07:12:11
Tak ada perlakuan khusus maskapai asing
Cathay Pacifik (dok)

Jakarta (IndiTOURIST) - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menyangkal adanya perlakuan khusus kepada maskapai asing yang akan beroperasi di Indonesia, dalam hal ini maskapai asal Vietnam Vietjet. 

“Kami menyambut baik dan memberikan fasilitas yang sama pada maskapai asing yang akan membuka penerbangan ke Indonesia, sesuai aturan-aturan yang berlaku. Tidak ada diskriminasi, namun juga tidak ada perlakuan khusus," kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Polana B Pramesti dalam press release nya.

Menurut Polana, sebelum beroperasi ke Indonesia, Vietjet harus memenuhi aspek-aspek keselamatan dan keamanan sesuai hukum penerbangan di Indonesia.  

Vietjet harus memenuhi Peraturan Keselamatan Penerbangan SIpil (CASR) 129 dan Program Keamanan Operator Pesawat (AOSP).

Untuk pelaksanaan penerbangan pada rute dari dan ke Indonesia, Vietjet juga wajib memenuhi persyaratan yang diatur dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 25 tahun 2008.

"Untuk perizinan operasi penerbangan ke/ dari Indonesia, Vietjet dapat mengajukan permohonan melalui sistem online yang ada di Ditjen Perhubungan Udara," ujar Polana. 

Polana mengaku akan selalu menyambut baik dan memfasilitasi maskapai asing yang akan membuka penerbangan ke Indonesia karena sektor  penerbangan sudah diakui sebagai salah satu penggerak perekonomian melalui sektor-sektor terkait, baik itu pariwisata, bisnis, perdagangan dan sebagainya. 

Namun, maskapai asing tersebut tetap harus memenuhi aturan-aturan  yang berlaku dalam penerbangan Indonesia. Terutama aturan dalam hal operasional (keselamatan, keamanan, kenyamanan) maupun aturan bisnis dan bilateral antarnegara.

Vietjet adalah perusahaan penerbangan asal Vietnam yang telah ditunjuk secara resmi oleh Pemerintah Vietnam untuk terbang ke Indonesia sesuai perjanjian hubungan udara bilateral RI - Vetnam dan multilateral ASEAN.

Perjanjian multilateral ASEAN  telah ditandatangani pada 12 November 2010. 

Berdasarkan perjanjian tersebut, semua negara ASEAN secara resiprokal diperbolehkan melaksanakan penerbangan menuju destinasi ke negara-negara anggota ASEAN.

Dengan demikian  secara resiprokal Vietjet sebagai maskapai yang ditunjuk resmi oleh Pemerintah Vietnam dapat beroperasi dari dan ke Indonesia. Sebaliknya maskapai Indonesia yang ditunjuk resmi oleh Pemerintah Indonesia juga dapat beroperasi dari dan ke Vietnam.

Saat ini sudah ada maskapai lain dari Vietnam  yang telah melaksanakan penerbangan ke Indonesia, yaitu Vietnam Airlines yang merupakan maskapai nasional Vietnam. 

Maskapai ini menerbangi rute Ho Chi Minh City - Jakarta pp dengan frekuensi setiap hari. 

Namun demikian hingga saat ini belum ada perusahaan penerbangan nasional Indonesia yang melaksanakan penerbangan langsung dari dan ke Vietnam. (ak/Ant)

Komentar
Smartfren 2019
Photo
Lebih Dekat Dengan Labuan Bajo
01 Okt 2017 | ::
Labuan bajo merupakan salah satu destinasi andalan wisata Indonesia khususnya Nusa Tenggara Timur.  Selain Pulau Komodo, berbagai pulau di Bajo ...
Tips
Pusat informasi turis di Kualanamu resmi dibuka
09 Sep 2018 | 09:01:36
Kementerian Pariwisata meresmikan Pusat Informasi Turis di Bandar Udara Kualanamu untuk memenuhi kebutuhan informasi para wisatawan.
Back to top
Must Read
bandara radin inten II, wisata lampung, pantai kiluan, way kambas
©2014 IndiTOURIST.com All Right Reserved