Udara Sejuk dan Hidangan Lezat di Ambarawa

Ditulis 19 Jun 2015 | 22:15:15
Udara Sejuk dan Hidangan Lezat di Ambarawa
Museum Kereta api (foto : dok)
Latar Belakang dan Sejarah

Ambarawa merupakan sebuah kota di Provinsi Jawa Tengah. Kota yang terletak di antara Semarang dan Solo ini berdiri di atas lembah hijau berpanorama indah. Udara sejuk ditambah makanan lezat menjadikannya salah satu destinasi wisata wajib di Jawa Tengah. Nama tempat ini berarti rawa yang luas dalam bahasa Jawa.

Ambarawa memiliki sejarah panjang. Pada masa Kerajaan Mataram daerah ini bernama Limbarawa. Bangsawan Belanda menjadikan daerah ini sebagai tempat peristirahatan mereka merangkap basis militer pemerintahan. Raja Willem I memerintahkan untuk membangun stasiun kereta api baru yang memungkinkan pemerintah untuk mengangkut tentaranya ke Semarang. Pada 21 Mei 1873, stasiun kereta api Ambarawa dibangun di atas tanah seluas 127.500 m². Pada awalnya dikenal sebagai Stasiun Willem.

Ambarawa juga menyimpan catatan kelam. Pada masa pendudukan Jepang, kota ini menjadi tempat penahanan orang Eropa. Tercatat 15.000 orang Eropa ditahan di kamp-kamp kota ini.  Setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, pertempuran antara pasukan Inggris yang mengevakuasi di tanah jajahan Eropa dan Republik Indonesia pecah di daerah Ambarawa.

Daya Tarik

Di Rawa Pening terdapat sebuah tempat wisata Kampung Rawa berupa pondok-pondok rumah makan yang memang masih tergolong baru. Tempat wisata ini terletak di tengah hamparan sawah serta rawa menghijau. Anda bisa berkeliling Rawa Pening dengan menggunakan rakit menjelajah rawa yang ditumbuhi eceng gondok. Pemandangan yang indah dipastikan akan membuat Anda rileks saat mengunjungi tempat ini.

Tempat wisata paling populer di Ambarawa adalah Museum Kereta Api Ambarawa. Museum ini pada awalnya adalah Stasiun kereta api di zaman Belanda. Anda bisa melihat Kereta api uap bergerigi unik dan merupakan salah satu dari tiga yang masih tersisa di dunia. Sampai sekarang kereta api masih dapat menjalankan aktivitas sebagai kereta api wisata. Selain 21 kereta api tempo dulu, terdapat beberapa alat-alat kuno seperti mesin hitung mesin ketik, pesawat telegram, pesawat telepon, dan sebagainya. Ada paket wisata perjalanan kereta api uap dari Stasiun Ambarawa hingga Stasiun Tuntang pulang pergi sejauh 12 kilometer.

Monumen Palagan Ambarawa berdiri di tempat pertempuran besar pada tanggal 12 Desember - 15 Desember 1945. Pada monumen, Anda akan melihat relief tentang sejarah pertempuran di Ambarawa. Di monumen terdapat pesawat Mustang P-51 buatan Amerika yang berhasil ditembak tentara Indonesia di Rawa Pening. Di Palagan Ambarawa juga terdapat museum sebagai tempat untuk mengabadikan sejarah. Berbagai peninggalan alat tempur peninggalan tentara Jepang dan tentara Belanda juga bisa dilihat di Museum Palagan Ambarawa.

Ambarawa juga memiliki peninggalan bersejarah berupa candi di lereng Gunung Ungaran, sekitar 9 kilometer dari pusat kota Ambarawa. Di kabupaten Bandungan berdiri sebuah kompleks candi Hindu-Buddha disebut Candi Gedong Songo. Candi Candi Gedong Songo dibangun Dinasti Sanjaya Hindu pada abad ke-8. Candi ini ditemukan kembali oleh tokoh Inggris terkenal Sir Thomas Stamford Raffles pada tahun 1804.

Transportasi

Anda bisa menggunakan bus PO Raya, Kramat Djati, dan Nusantara ke Terminal Bus Bawen Ambarawa. Terminal Bus ini melayani kedatangan dari Yogyakarta, Solo dan Semarang. Waktu tempuh satu setengah jam perjalanan dari Semarang atau dua jam dari Yogyakarta. Anda juga bisa menggunakan mobil sewaan atau motor dari Yogyakarta atau Semarang.

Akomodasi

Ada beberapa hotel di Ambarawa baik kelas bintang maupun melati. Namun yang menjadi rekomendasi kami adalah The Kusuma Hotel yang berada dekat dengan Kampung Rawa. Selain itu ada juga Amanda Resort Hotel Bintang 2 Pertama di Bandungan, sudah sangat banyak perusahaan yang memakai tempat ini. Dengan Luas 4 hektar sangat cocok untuk kegiatan Pelatihan dan Meeting.

Kuliner

Warung Pecel Mbok Kami telah lama menjadi incaran pecinta kuliner. Warung Mbok Kami ini berada tepat di seberang terminal Ambarawa, tepatnya di jalan menuju Goa Maria Kerep.  Nasi pecel yang disajikan di sini sedikit berbeda. Di sini Anda dapat menikmati nasi pecel dengan campuran mi goreng, dan tahu isi yang diseobek.

Selain itu ada beberapa panganan manis terkenal seperti Kue beras semiyer dan Serabi Ngampin.

Tips

Paket wisata perjalanan kereta api dari Stasiun Ambarawa menuju StasiunTuntang diberangkatkan sebanyak tiga kali, mulai dari jam 09.00, 11.00 dan 13.00. Harga tiketRp 50.000 per orang.

Komentar
Photo
Lebih Dekat Dengan Labuan Bajo
01 Okt 2017 | ::
Labuan bajo merupakan salah satu destinasi andalan wisata Indonesia khususnya Nusa Tenggara Timur.  Selain Pulau Komodo, berbagai pulau di Bajo ...
Tips
Pusat informasi turis di Kualanamu resmi dibuka
09 Sep 2018 | 09:01:36
Kementerian Pariwisata meresmikan Pusat Informasi Turis di Bandar Udara Kualanamu untuk memenuhi kebutuhan informasi para wisatawan.
Back to top
Must Read
Pantai Manakara, Wisata Sulawesi Barat
©2014 IndiTOURIST.com All Right Reserved