Usaha ekraf dipasarkan lewat digital

Ditulis 27 Jun 2022 | 08:09:31
Usaha ekraf dipasarkan lewat digital

Jakarta (IndiTOURIST) - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mendorong pelaku ekonomi kreatif (ekraf) di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), masuk ke dalam ekosistem digital melalui Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) untuk memudahkan pemasaran produk.

Melalui Gernas BBI dan beberapa program lainnya, pemerintah disebut akan membantu pelaku ekraf memudahkan pemasaran produk melalui pendekatan jejaring platform digital

“Kami pastikan hadir sebagai suatu wujud dari 3T, tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu. Saat ini pemerintah menghadapi keterbatasan dari segi dana atau anggaran, tapi dengan 3T kita bisa menjawab apa yang menjadi kebutuhan masyarakat,” kata Menparekraf Sandiaga Uno dalam acara Kelana Nusantara di Mataram, NTB, lewat keterangan resminya.

Dengan kolaborasi yang baik antar pemangku kepentingan, Sandiaga optimistis target menghadirkan 1,1 juta lapangan kerja di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) pada tahun 2022 dapat terwujud.

Kini NTB, lanjut dia, sedang menjadi perhatian seluruh dunia mengingat berbagai ajang internasional seperti MotoGP di Mandalika dan Motor Cross Grand Prix (MXGP) diadakan di daerah tersebut.

"Industri ekonomi kreatif harus menjadi tuan rumah di negeri sendiri, menjadi pemain yang mengambil bagian dalam kebangkitan ekonomi, bukan penonton,” ujar Sandiaga.

Dalam acara tersebut, ia menilai sektor ekraf dengan produk-produk unggulan di Mataram memiliki kualitas dan daya saing yang baik, diantaranya sandal dan sepatu dengan kearifan lokal serta produk tenun khas Mataram yang mengandung aspek keberlanjutan lingkungan karena menggunakan benang bekas.

Produk tenun khas Mataram itu juga dibuat dengan memberdayakan lansia sebagai tenaga kerja.

Selain itu, kata dia, terdapat pula produk roti, mutiara, olahan kopi, hingga produk kreatif subsektor film yang dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan melalui Program 3T.

“Kami berdiskusi dengan para pelaku ekonomi kreatif dan menemukan beberapa potensi dan solusi dalam kebangkitan ekonomi kita yang membuka begitu banyak peluang usaha dan lapangan kerja,” ungkap Menparekraf Sandiaga Uno.

Kehadiran Kelana Nusantara di Mataram menjadi wadah bagi Menparekraf dan pelaku ekraf setempat untuk berdiskusi terkait kendala maupun tantangan yang dihadapi, lalu dicarikan solusi secara bersama. (ak/Ant)

Komentar
Photo
Mangrove Sungai Bersejarah Siak
21 Aug 2021 | ::
SIAK (IndiTOURIST) - Siak kini bersolek.  Sebuah kabupaten di Provinsi Riau, dengan pusat pemerintahan berada di Siak Sri Inderapura. Kabupaten ...
Tips
Awal Juni, Borobudur dan Prambanan kembali dibuka
23 May 2020 | 07:47:11
PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan & Ratu Boko (Persero) akan membuka kembali operasional taman wisata candi beserta fasilitasnya pada awal ...
Back to top
Must Read
Desa Wisata Arborek Raja Ampat
©2014 IndiTOURIST.com All Right Reserved