Wisata Lengkap di Makassar

Ditulis 05 Mar 2015 | 12:20:20
Wisata Lengkap di Makassar
Salah satu destinasi pilihan (foto : dok)
Latar Belakang dan Sejarah

Kota Makassar memiliki sejarah yang sangat panjang.  Catatan mengenai Ibu Kota Provinsi Sulawesi Selatan ini sudah ada di dalam pupuh 14/3 kitab Nagarakretagama karya Mpu Prapanca pada abad ke-14, sebagai salah satu daerah taklukkan Majapahit. Pada abad ke-16 Makssar menjadi pusat perdagangan rempah, menjadikannya salah satu kota terbesar di kawasan Asia.

Perjanjian Bongaya pada abad ke-17 memberikan VOC monopoli terhadap perdagangan rempah, secara efektif menurunkan kekuasaan kerajaan Gowa yang menguasai daerah ini. Pada kemerdekaan Indonesia, Makassar dijadikan ibukota Sulawesi Selatan sekaligus kota terbesar di Indonesia Timur. Kota yang pada tahun 1971-1999 dinamakan Ujung Pandang ini merupakan kota terbesar ke-lima di Indonesia.

Makassar memiliki berbagai tempat wisata yang layak Anda kunjungi. Mulai dari wisata bahari sampai wisata sejarah dan kebudayaan ada di kota ini.

Daya Tarik

Pantai Losari yang berada di Jalan Penghibur adalah tempat berwisata populer bagi penduduk lokal maupun wisatawan. Pantai Losari tidak terkenal akan pasirnya, karena Pantai ini tidak berpasir dan hanya dibatasi beton. ikon dari Kota Makassar ini menawarkan wisata memancing, naik sepeda air atau banana boat, berlayar dengan perahu dan masih banyak lagi.Anda juga bisa melihat panorama sunset yang sangat memikat sembari menikmati sajian kuliner khas mulai dari pisang epe, coto, sop konro sampai dengan es pallu butung. Anda dapat mencoba menikmati sajian makanan laut di Pantai Losari ini dengan memasuki sebuah resto terapung yang menggunakan Phinisi, kapal tradisional suku Bugis Makassar.

Tidak jauh dari Pantai Losari arah Barat kota Makassar, persisnya terletak di Jln. Ujung Pandang Anda bisa mengunjungi benteng bersejarah Fort Rotterdam. Benteng ini dibangun pada tahun 1545 oleh Raja Gowa IX dengan menggunakan tanah liat dan putih telur sampai akhirnya disempurnakan oleh raja Gowa ke XIV. Nama awal dari benteng ini adalah ‘Benteng Ujungpandang’ kemudian VOC merebut benteng ini dan mengganti namanya sebagai Fort Rotterdam. Pada masa hindia-belanda, Fort Rotterdam digunakan sebagai gudang penyimpanan rempah.

Benteng yang berbentuk kura-kura jika dilihat dari atas ini memiliki 13 bangunan dan lima menara. Di kompleks benteng terdapat Museum La Galigo yang mengkoleksi hasil teknologi, kesenian, peralatan hidup, dan benda lain yang dibuat dan digunakan oleh suku Bugis, Makassar, Mandar, dan Toraja.

Pulau Samalona dan Pulau Kodingareng Keke dapat ditempuh dengan speed boat dari Makassar. Kedua pulau ini merupakan titik diving dan snorkeling yang populer. Biasanya kapal atau speed boat yang disewa akan menawarkan kunjungan pada kedua tempat tersebut.

Kebun Teh Malino adalah kawasan “Puncak“-nya Sulawesi Selatan. Berada sekitar 90 km dari pusat kota Makassar, Malino berada di ketinggian 1.050 meter di atas permukaan laut. Suhu udara di sini berkisar antara 10 – 26 derajat Celcius.

Sejuknya udara di kawasan ini membuatnya populer sejak jaman kolonial Belanda. Kawasan ini juga terkenal dengan hamparan kebun teh, lembah biru dan bunker peninggalan Jepang. Selain itu ada air terjun yang indah seperti Air Terjun Seribu Tangga dan Air Terjun Takapala. Jangan lupa juga untuk mencicipi markisa dan dodol ketan khas Malino.

Berdiri di atas lahan seluas 2,7 hektar, Trans Studio Makassar adalah theme park indoor terbesar kedua di Indonesia, setelah Trans Studio Bandung. Taman hiburan ini menawarkan berbagai wahana permainan dan hiburan, serta aneka restoran dan cafe di dalam ruangan ber-AC.

Transportasi

Bandara Internasional Sultan Hassanuddin menjadi gerbang bagi wisatawan yang memilih untuk menggunakan transportasi udara. Garuda Indonesia, Lion Air, Merpati Airlines, Sriwijaya Air, Citilink dan AirAsia menyuguhkan penerbangan domestik dari berbagai kota besar di Indonesia. Beberapa maskapai perintis seperti Express Air, Wings Air, dan Sabang Merauke Air Transport dari kawasan Indonesia Timur juga mendarat di bandara ini.

Pelabuhan Makassar dilalui oleh lebih dari separuh kapal PELNI dari Surabaya, Jakarta, Kaltim, Ambon, dan Papua. Harga tiket kapal keberangkatan Jakarta mulai dari harga RP. 132.000.-925.000

Ada 3 terminal besar di Makassar, yakni Terminal Daya, Terminal Mallengkeri, dan Terminal Sungguminasa yang menghubungkan Makassar dengan kota-kota di Sulawesi. Anda bisa menggunakan bus dan kijang untuk mencapai terminal-terminal ini. Harga tiket bus mulai dari Rp.25000.

Akomodasi

Sebagai kota terbesar di Indonesia, Makassar menawarkan berbagai akomodasi wisatawan dengan harga yang beragam. Anda bisa dengan mudah temukan hotel berbintang lima sampai hostel kelas backpacker. Horison Hotel Makassar terletak 45 menit dari Bandara Internasional Hasanuddin, dan merupakan rekomendasi jika Anda ingin menginap di hotel berbintang lima.

Wisma Favourite yang terletak di Jl. Bonerate No. 6B menjadi favorit para backpackers. Harga kamar mulai dari Rp.115.000 per orang dan dekat dengan pantai losari.

Kuliner

Coto Makassar, sop kontro, dan sop saudara adalah makanan wajib saat berkunjung ke Makassar. Selain itu jangan lupa cicipi minuman segar khas seperti pisang epe dan es pallu butung. Dengan letaknya yang berada di pinggir laut, Seafood juga menjadi primadona Makassar.

Tips

Jangan lupa untuk menawar penyewaan speed boat jika Anda berminat mengunjungi Pulau Samalona dan Pulau Kodingareng Keke.

 

Komentar
Photo
Lebih Dekat Dengan Labuan Bajo
01 Okt 2017 | ::
Labuan bajo merupakan salah satu destinasi andalan wisata Indonesia khususnya Nusa Tenggara Timur.  Selain Pulau Komodo, berbagai pulau di Bajo ...
Tips
Pusat informasi turis di Kualanamu resmi dibuka
09 Sep 2018 | 09:01:36
Kementerian Pariwisata meresmikan Pusat Informasi Turis di Bandar Udara Kualanamu untuk memenuhi kebutuhan informasi para wisatawan.
Back to top
Must Read
Kuliner Brastagi, kuliner suku Karo
©2014 IndiTOURIST.com All Right Reserved