Tabanan (IndiTOURIST- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga S Uno meminta wisatawan untuk meningkatkan kewaspadaan setelah pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) resmi dicabut.
"Itu (pencabutan PPKM) memang membawa angin segar bagi pengembangan pariwisata, namun di tengah kebangkitan sektor tersebut perlu waspada," katanya Sabtu lalu.
Sejak Presiden Joko Widodo mengumumkan akhir PPKM di Indonesia berarti Indonesia mampu mengendalikan pandemi COVID-19, namun satu hal yang penting harus diingat adalah virus COVID-19 masih ada.
“Kita harus siaga, saat ini masker sudah ditinggalkan, tapi ada panduan bahwa di ruang tertutup dan saat di kerumunan, masker tetap akan selalu digunakan,“ ujarnya.
Menparekraf Sandiaga Uno menambahkan penghapusan PPKM ini bisa disebut sebagai titik awal dari kebangkitan sektor pariwisata yang sempat terpuruk karena pandemi COVID-19.
Dengan ditiadakannya PPKM ini maka target pencapaian wisatawan Nusantara sebanyak 1,4 miliar dan kunjungan wisman sebanyak 7,4 juta di tahun 2023-2024 bisa terwujud hingga target 4,4 juta lapangan kerja baru dari sektor pariwisata dan ekonomi kreatif bisa direalisasikan. (ak/Ant)
Adhi Karya bertugas dalam melaksanakan pekerjaan proyek konstruksi pada Seksi 1.1 dan Seksi 2.2, dengan progres pada Seksi 1.1 telah mencapai 45,9 persen. Jalan Tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulonprogo memiliki total panjang sejauh 96,57 km.
Ruas ini merupakan bagian dari jaringan jalan tol yang berada di wilayah Segitiga Emas Joglosemar (Yogyakarta-Solo-Semarang), serta merupakan salah satu dari Proyek Strategis Nasional (PSN) dan akan terhubung dengan jaringan Jalan Tol Transjawa lainnya, salah satunya ialah Tol Yogyakarta-Bawen yang juga dikerjakan Adhi Karya. (ak/Ant)