Wisman Amerika kunjungi Baduy

Ditulis 18 Jun 2019 | 08:11:29
Wisman Amerika kunjungi Baduy
Kawasan suku Baduy (dok)

Lebak (IndiTOURIST) - Wisatawan Amerika Serikat berkesan mengunjungi perkampungan masyarakat Badui di pedalaman Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, karena kehidupan suku terasing yang sangat sederhana juga menolak pola kehidupan modernisasi.

"Kita bangga Indonesia memiliki budaya masyarakat Badui," kata David, wisatawan Amerika Serikat.

Dirinya mengetahui kehidupan masyarakat Badui di pedalaman Kabupaten Lebak tahun 2011 dan ingin mengunjungi ke Indonesia.

Merasa senang bisa mengunjungi masyarakat Badui. Dia mengunjungi masyarakat Badui bersama calon isteri, karena ingin belajar kehidupan masyarakat Badui.

Kehidupan masyarakat Badui ternyata cukup sederhana dengan membangun rumah-rumah dari bambu dan atas rumbia.

Selain itu juga kondisi permukimannya tidak terdapat sarana jalan, jaringan listrik juga menolak kehidupan modernisasi. "Kita merasa berkesan selama empat hari tinggal di permukiman Badui," katanya menjelaskan.

Menurut dia, masyarakat Badui patut dijadikan percontohan bagi warga dunia, karena mereka selain hidup sederhana dan menolak modernisasi.

Selain itu juga warga Badui mencintai pelestarian alam dengan melarang kerusakan hutan,seperti penebangan pohon hingga ekspolitasi pertambangan. Prinsip mereka bahwa kerusakan hutan bisa menyebabkan malapetaka bencana alam dan bisa memakan korban jiwa.

Disamping itu juga kehidupan masyarakat Badui penuh kedamaian, kegotongroyongan,kebersamaan dan saling menghormati serta menghargai.

Bahkan, kawasan permukiman Badui hingga kini masuk daerah teraman di dunia. "Kita merasa bangga kehidupan warga Badui menjalin kerukunan," kata mahasiswa budaya di Yoyakarta itu.

Begitu juga Monica, seorang wisatawan Amerika Serikat mengatakan, dirinya kali pertama mengunjungi permukiman masyarakat Badui di pedalaman Kabupaten Lebak sangat berkesan dengan alamnya juga warganya.

Sebab, dirinya tinggal sepekan di permukiman Badui cukup aman, bersahabat dan sederhana. "Kami ke sini ingin mengetahui kehidupan masyarakat Badui," katanya.

Plh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lebak Imam Rahmayadin mengatakan budaya Badui masuk 100 destinasi wisata kalender nasional dan dapat mendongkrak kunjungan wisata asing ke Indonesia.

Saat ini, wisatawan asing yang berkunjung ke Badui meningkat dan kebanyakan dari negara Perancis, Italia, Belanda, Turki dan Amerika Serikat. "Kami terus mempromosikan budaya Badui agar bisa mendunia," ujarnya. (ak/Ant)

Komentar
Photo
Lebih Dekat Dengan Labuan Bajo
01 Okt 2017 | ::
Labuan bajo merupakan salah satu destinasi andalan wisata Indonesia khususnya Nusa Tenggara Timur.  Selain Pulau Komodo, berbagai pulau di Bajo ...
Tips
Pusat informasi turis di Kualanamu resmi dibuka
09 Sep 2018 | 09:01:36
Kementerian Pariwisata meresmikan Pusat Informasi Turis di Bandar Udara Kualanamu untuk memenuhi kebutuhan informasi para wisatawan.
Back to top
Must Read
Kapal Yacht, Wisatawan Mancanegara
©2014 IndiTOURIST.com All Right Reserved