Wisman ke Riau anjlok 75 persen tahun lalu

Ditulis 04 Feb 2021 | 08:12:43
Wisman ke Riau anjlok 75 persen tahun lalu
Istana Siak (dok)

Pekanbaru (IndiTOURIST) - Badan Pusat Statistik menyatakan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman)  ke Provinsi Riau selama 2020 mencapai 13.703 kunjungan, menurun sebesar 75,44 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2019 yang mencapai 55.786 kunjungan.

"Secara kumulatif, jumlah wisman yang datang ke Provinsi Riau selama Januari-Desember 2020 terjadi penurunan 75,44 persen dibandingkan tahun 2019," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau, Misfaruddin.

Ia mengatakan anjloknya jumlah kunjungan dipastikan karena pengaruh pandemi COVID-19. Banyak negara-negara melakukan "lockdown", dan tidak ada maskapai penerbangan internasional yang terbang langsung ke Bandara Pekanbaru.

Menurut dia, pola kunjungan Wisman ke Provinsi Riau melalui Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II, Kota Pekanbaru, selama tahun 2018-2019 menunjukkan kondisi yang cukup berfluktuasi. Namun, pada tahun 2020 kondisi berubah drastik terimbas pandemi sejak triwulan II.

"Sebaliknya, pada tahun 2020 mulai bulan April hingga Desember hampir tidak ada wisman yang berkunjung ke Riau melalui pintu masuk Bandara SSK II karena pandemi COVID-19," katanya.

Bahkan, pada bulan Desember 2020 tidak ada Wisman sama sekali yang masuk ke Riau. "Tidak ada wisatawan mancanegara yang datang ke Provinsi Riau, baik melalui Bandara SSK II maupun tiga pintu masuk lainnya pada bulan Desember 2020," ujarnya.

Dampak lainnya dari tidak adanya Wisman yang masuk terlihat pada Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Provinsi Riau, yang pada bulan Desember 2020 mencapai 36,39 persen atau turun -6,53 poin dibanding TPK bulan November 2020 sebesar 42,92 persen. TPK hotel bintang 5 sebesar 37,31 merupakan TPK tertinggi dibanding TPK hotel berbintang lainnya.

"Rata-rata Lama Menginap Tamu (RLMT) Asing pada hotel berbintang bulan Desember 2020 selama 2,62 hari atau turun -3,13 poin dibanding bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 5,75 hari," katanya.

Sementara itu, Ketua Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Provinsi Riau, Julfiyantodi, berharap vaksinasi COVID-19 menjadi awal kebangkitan sektor pariwisata, yang nyaris lumpuh akibat pandemi sejak 2020.

"Dengan adanya vaksinasi bisa menjadi langkah awal untuk kita kembali bangkit dan sektor pariwisata Riau kembali mendunia," katanya. (ak/Ant)

Komentar
Photo
Lebih Dekat Dengan Labuan Bajo
01 Okt 2017 | ::
Labuan bajo merupakan salah satu destinasi andalan wisata Indonesia khususnya Nusa Tenggara Timur.  Selain Pulau Komodo, berbagai pulau di Bajo ...
Tips
Awal Juni, Borobudur dan Prambanan kembali dibuka
23 May 2020 | 07:47:11
PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan & Ratu Boko (Persero) akan membuka kembali operasional taman wisata candi beserta fasilitasnya pada awal ...
Back to top
Must Read
Muara Takus, Candi di Riau, Wisata Riau
©2014 IndiTOURIST.com All Right Reserved